Fadli soal KAMI: Civil Society Ambil Peran, Pemerintah Tak Sanggup Hadapi Wabah

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anggota DPR Komisi I Fraksi Gerindra, Fadli Zon. Foto: Maulana Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Anggota DPR Komisi I Fraksi Gerindra, Fadli Zon. Foto: Maulana Ramadhan/kumparan

Din Syamsuddin dan sejumlah tokoh lainnya membentuk Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Politikus Fadli Zon menilai, KAMI merupakan bentuk tanggung jawab rakyat terhadap bangsa, apalagi di tengah pandemi COVID-19.

"Kalau menurut saya bagus ya, memang relevan dan artinya memang sudah tepat karena yang bertanggung jawab pada bangsa dan negara ini bukan hanya pemerintah atau eksekutif dan bukan legislatif, tapi juga rakyat," kata Fadli kepada kumparan, Selasa (4/8).

"Nah, civil society sangat penting ke depan, karena sendi-sendi pemerintahan eksekutif, legislatif, dan yudikatif mengalami kemunduran begitu. Saya kira memang kita semua punya tanggung jawab menyelamatkan Indonesia dari krisis, resesi, tantangan, dan cobaan," lanjutnya.

Sejauh ini, menurut Fadli, pemerintah bukan hanya mengalami kemunduran namun juga sudah tidak sanggup lagi menghadapi masalah yang ada. Apalagi, beban yang ditimbulkan akibat pandemi COVID-19 masih berkelanjutan.

kumparan post embed

"Pemerintah menurut saya dari sisi kinerja kan kelihatan tidak sanggup. Apalagi pernyataan-pernyataan dari presiden menyatakan tidak tahu apa sebabnya, kan bagaimana seorang presiden menyatakan seperti itu?" ungkapnya.

Fadli menilai, hal-hal seperti inilah yang membuat pihak-pihak di luar pemerintahan akhirnya bertindak, termasuk dengan membentuk KAMI. Sehingga, masalah yang ada di Indonesia bisa terselesaikan dengan baik.

"Jadi ya tentu kalau pernyataan dari pemerintah dan legislatif tidak seperti yang diharapkan oleh rakyat ya pasti rakyat melalui civil society muncul. Ini lah yang terjadi dengan KAMI itu. Itu menurut saya yang mulai civil society mengambil peran," pungkasnya.

Selain Din Syamsuddin, ada sejumlah tokoh lain yang tergabung di KAMI. Mulai dari Rocky Gerung, MS Kaban, Said Didu, hingga Refly Harun.

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona

embed from external kumparan