Fadli Zon Kritik Jokowi soal Stafsus Milenial: Cuma Lipstik, Pajangan

kumparanNEWSverified-green

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. Foto: Nugroho Sejati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon, mengkritik Presiden Jokowi soal penunjukkan 7 staf khusus (stafsus) baru.

Menurut Fadli, upaya Jokowi menggaet stafsus dari kalangan milenial hanya sekedar formalitas untuk menunjukkan pemerintah melibatkan anak muda.

"Cuma lipstik saja, pajangan saja lah itu," kata Fadli di Gedung Lemhannas, Jakarta Pusat, Sabtu (23/11).

Fadli berpendapat, penunjukkan stafsus seharusnya didasarkan pada kapasitas, kapabilitas, dan kualitas, bukan berdasarkan kepentingan kelompok atau usia.

"Kita mau melihat kinerja orang pada kapasitas, kapabilitas, tidak melihat umur, harusnya. Best of the best," kata Fadli.

"Cari orang yang punya kapasitas, kapabilitas, integritas dan tepat. Atau right man atau right woman in the right place," lanjutnya.

Presiden Joko Widodo bersama staf khusus yang baru dari kalangan milenial ketika diperkenalkan di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis (21/11). Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro

Pernyataan Fadli itu berbeda dengan sikap beberapa kader Gerindra lain yang justru mendukung Jokowi. Seperti Waketum Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, yang menganggap pemilihan stafsus dari kalangan milenial sudah sesuai dengan kebutuhan Jokowi untuk menjalani masa pemerintahannya periode kedua.

“Saya pikir itu sesuai kebutuhan, yang dibutuhkan oleh Presiden, itu yang pertama. Dan sepanjang aturannya memungkinkan, saya pikir tidak masalah,” ucap Dasco di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (22/11).

Dasco juga mengapresiasi langkah Jokowi yang mempercayakan generasi muda untuk mengemban tugas penting di pemerintahannya. Ia yakin meski para staf khusus Jokowi adalah generasi milenial, mereka bisa membantu Presiden dalam mencapai program-program yang ditetapkan.

Berikut 7 stafsus dari generasi milenial yang diumumkan Jokowi pada Kamis (21/11):

1. Adamas Belva Syah Devara, 29 tahun, pendiri Ruangguru

2. Putri Indahsari Tanjung, 23 tahun, CEO dan Founder CreativePreneur

3. Andi Taufan Garuda Putra, 32 tahun, CEO PT Amartha Mikro Fintek

4. Ayu Kartika Dewi, 36 tahun, perumus Gerakan Sabang Merauke

5. Gracia Billy Mambrasar, 31 tahun, putra asli Papua dan CEO Kitong Bisa

6. Angkie Yudistia, 32 tahun, penyandang disabilitas yang aktif di bidang sociopreneur. Akan menjadi juru bicara Jokowi di bidang sosial

7. Aminudin Maruf, 33 tahun. Aminudin akan ditugaskan Jokowi untuk berkeliling pesantren sehingga dapat melahirkan talenta-talenta baru dan hebat.