Fakta-fakta Penangkapan John Kei

John Kei kembali terseret kasus hukum. Kali ini polisi menangkap dia terkait terkait peristiwa penembakan di Green Lake Tangerang dan penganiayaan di Cengkareng, Jakarta Barat.
John Kei ditangkap bersama dengan 24 anak buahnya di markasnya di sebuah perumahan di Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (21/6) sekitar pukul 20.15 WIB.
Sempat terjadi perlawanan dari anak buah John Kei saat dilakukan penangkapan. Puluhan tembakan peringatan pun diletuskan polisi.
"Benar, dua orang diduga pelaku atas nama C dan JK (John Kei)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, saat dikonfirmasi, Minggu (21/6) malam.
Terkait insiden penangkapan ini, berikut wawancara Dirkrimum Polda Metro Kombes Tubagus Ade dengan wartawan.
Apa benar pelaku penembakan di Green Lake Tangerang ditangkap?
Untuk detail pelakunya masih perlu kita pemeriksaan. Tapi malam ini kita melakukan penangkapan sebanyak 25 orang kelompoknya John Kei, cuma masih dilakukan pemeriksaan lebih dalam siapa yang melakukan itu
Penangkapan di Bekasi?
Betul
25 Orang ini terkait pembacokan Cengkareng juga?
Iya 1 rangkaian
Total 25 orang ya?
Sementara iya kita masih periksa lebih lanjut keterkaitan peran dan sebagainya, butuh pemeriksaan lebih lanjut. Namun di antaranya kita meyakini dengan alat bukti yang cukup di antara 25 orang itu adalah pelaku, sebagianlah setidaknya dari pelaku.
John Kei sebelumnya bebas bersyarat usai divonis 12 tahun penjara terkait kasus pembunuhan Direktur PT Sanex Steel, Tan Harry Tantono. Ia baru bebas bersyarat pada Desember 2019 lalu dan sempat bertobat selama dipenjara.
Insiden penembakan dan pengerusakan di perumahan Green Lake, Tangerang pada Minggu (21/6/2020) siang. Tak lama kemudian disusul aksi penganiayaan terhadap seorang pria di Jalan Raya Kresek, Cengkareng, Jakarta Barat. Pria tersebut tewas setelah mendapat luka bacok.
Dalam penangkapan di markas kelompok tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti senjata tajam, berupa 28 tombak dan senjata tajam lainnya.
"Barang bukti 28 buah tombak, 24 buah senjata tajam, 2 buah ketapel panah, 3 buah anak panah dan 2 buah stik bisbol," ujar Yusri.
Selain itu polisi juga menyita sebanyak 17 handphone dari tangan pelaku. Serta sebuah dekoder hikvision di rumah yang menjadi markas kelompok John Kei tersebut.
****
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
***
Saksikan video menarik di bawah ini:
