Fasilitas Umum di Jakarta jadi Sasaran Pencurian

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pencurian. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pencurian. Foto: Shutterstock

Kasus pencurian kini tidak hanya mengincar masyarakat, tapi juga fasilitas umum. Seperti yang terjadi di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sahabat di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, pelat besi di jembatan tersebut dilaporkan sering dicongkel dan dicuri, sehingga membahayakan pejalan kaki.

Pantauan di lokasi pada Minggu (25/1), beberapa bagian pelat besi yang sebelumnya hilang telah ditambal. Namun, bekas las dan sambungan tambalan masih terlihat jelas di sejumlah titik jembatan.

Warga setempat sekaligus pengguna JPO, Marjiono, mengatakan pencurian pelat besi di JPO tersebut bukan kali pertama terjadi.

Kondisi JPO Sahabat yang telah ditambal setelah plat besinya sempat dicuri di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Minggu (25/1/2026). Foto: Luthfi Humam/kumparan

“Ini dulu bekas dicolong, sama yang ini juga,” ujar Marjiono saat ditemui di lokasi.

Menurut dia, kondisi pelat besi yang berlubang sempat membuat pengguna JPO merasa waswas saat melintas.

“Kalau bolong, saya takut lewat. Jadi jalannya harus minggir-minggir,” katanya.

Kabel yang putus dari kamera pengawas atau CCTV di JPO Sahabat jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Minggu (25/1/2026). Foto: Luthfi Humam/kumparan

Selain masalah pencurian pelat besi, dua kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di JPO Sahabat diketahui tidak berfungsi. Kabel penghubung kamera tersebut tampak sudah terputus, sehingga tidak dapat merekam aktivitas di sekitar jembatan.

kumparan post embed

Pencurian Kabel PJU

Paving block trotoar terlihat hancur berantakan akibat dugaan aksi pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalan Kramat Jaya, Koja, Jakarta Utara, Minggu (25/1/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Di Koja, Jakarta Utara, kasus pencurian fasilitas umum lebih ekstrem lagi. Pelaku mengambil kabel lampu jalan yang tertanam di tanah.

Berdasarkan pantauan kumparan pada Minggu (26/1) di lokasi pada pukul 12.00 WIB, sekitar 100 hingga 200 meter trotoar di sisi kiri jalan mengalami kerusakan.

Terdapat bekas galian dan sejumlah paving block terlihat terlepas dan berserakan di sepanjang jalur pejalan kaki. Kondisi tersebut membuat penerangan di kawasan tersebut terganggu dan membuat ruas jalan menjadi gelap saat malam hari.

Eduard (31), pengemudi ojek online yang kerap melintas di kawasan Jalan Kramat Jaya, mengaku baru melihat kerusakan trotoar tersebut pada hari ini.

“Kalau hari ini saya baru lihat yang di sini nih,” ujarnya saat ditemui.

Paving block trotoar terlihat hancur berantakan akibat dugaan aksi pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalan Kramat Jaya, Koja, Jakarta Utara, Minggu (25/1/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Namun, ia menyebut aksi serupa bukan kali pertama terjadi di kawasan tersebut.

“Iya sering ini, beberapa kali kejadian saya lewat, rusak ini jalan di pinggiran begini,” kata Eduard.

Ia bahkan mengaku pernah memergoki pelaku yang tengah membongkar paving block pada malam hari.

“Malah kalau malam tuh ya, saya pernah lihat lagi pada nyongkel paving block begini nih,” ujarnya.

kumparan post embed
Paving block trotoar terlihat hancur berantakan akibat dugaan aksi pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalan Kramat Jaya, Koja, Jakarta Utara, Minggu (25/1/2026). Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Kasus pencurian ini telah diketahui Polsek Koja. Polisi tengah menyelidiki pelaku pencurian tersebut.

“Ya, sementara kita sudah menerima info tersebut dan masih melakukan penyelidikan,” ujar Kanit Reskrim Polsek Koja, AKP Fernando, saat dikonfirmasi, Minggu (25/1).

Ia menambahkan, proses penyelidikan dilakukan bersama Polres Jakarta Utara guna mengumpulkan keterangan terkait peristiwa tersebut.

“Polsek dengan Polres masih mencari keterangan terkait peristiwa dugaan pencurian kabel tiang penerangan,” katanya.

kumparan post embed