Fit and Proper Test Yudo Margono, DPR Bakal Cecar soal Disiplin TNI hingga Harta
ยทwaktu baca 2 menit

Komisi I DPR RI akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test kepada KSAL Laksamana Yudo Margono sebagai calon Panglima TNI pada Jumat (2/12) besok.
Komisi I akan mendalami visi-misi Yudo dalam menyelesaikan berbagai persoalan di TNI selama masa jabatannya hingga pensiun pada November 2023.
Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin menjelaskan, ada 5 persoalan yang akan didalami dalam fit and proper test. Antara lain terkait kedisiplinan TNI.
"Dalam pandangan saya, disiplin dalam lima tahun terakhir itu menurun, dan ini perlu diupayakan naik dan menjadi prajurit yang benar-benar disiplin," kata TB Hasanuddin di Gedung DPR RI, Kamis (1/12).
"Contohnya apa? Perkelahian makin tinggi, pembunuhan dilakukan seorang kolonel. Itu perlu mendapatkan porsi perhatian yang cukup," imbuh politikus PDIP ini.
Berikut 5 hal yang akan menjadi fokus bahasan fit and proper test Yudo Margono oleh Komisi I:
Meminta kepada Panglima agar prajurit TNI tetap dalam posisi netral, tidak berpolitik praktis, terutama ketika menghadapi Pemilu Serentak 2024
Meningkatkan kedisiplinan TNI
Meneruskan atau menyelesaikan Minimum Essential Force.
Menjaga profesionalisme prajurit melalui upaya-upaya pelatihan dan pendidikan
Meningkatkan kesejahteraan prajurit
Selain itu, TB Hasanuddin mengatakan persoalan penanganan Papua juga akan dibahas. Termasuk persoalan sengketa tanah dan keamanan lainnya.
"Lain-lain mungkin nanti pertanyaan, masalah ada sengketa tanah apa dan sebagainya, mungkin itu bisa menjadi bahan pertanyaan," jelasnya.
"[Papua] ya itu nanti di disiplin," imbuh dia.
Kekayaan Disinggung
TB Hasanuddin juga mengungkapkan, masalah harta kekayaan Yudo Margono juga akan disinggung.
Seperti diberitakan, per Maret 2022, kekayaan Yudo yang tercatat di LHKPN sebanyak Rp 17,970 miliar, naik dibandingkan pelaporan per 22 Februari 2021 yang senilai Rp 11,36 miliar.
Kekayaan Yudo termasuk beberapa bidang tanah di beberapa daerah, dua bidang di antaranya berlokasi di Papua.
Yudo ditunjuk Presiden Jokowi sebagai calon pengganti Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa melalui supres pada Senin (28/11) lalu. Andika akan pensiun pada Desember 2023.
Apabila disetujui DPR, Yudo akan menjadi Panglima TNI ke-3 yang berasal dari matra laut. Yudo akan menjabat hingga masa pensiunnya pada November 2023.
