Forum Orang Tua Mahasiswa SBM ITB: Kami Khawatir Masa Depan Pendidikan Anak Kami
·waktu baca 2 menit

Orang tua mahasiswa Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) mengungkapkan rasa kekecewaan terhadap kebijakan penghapusan swakelola oleh Rektor ITB. Mereka menyebut kebijakan rektor itu diambil tanpa melibatkan pihak SBM dan Majelis Wali Amanat (MWA) ITB.
Para orang tua yang tergabung dalam Forum Orang Tua Mahasiswa SBM ITB itu, mengungkapkan konflik yang terjadi akan mengganggu pelayanan pendidikan bagi anak mereka.
"Kami sangat mengkhawatirkan masa depan pendidikan anak kami yang tidak mendapatkan kualitas pendidikan seperti janji-janji dan program yang diberikan saat pendaftaran," tulis siaran pers yang diterima kumparan, Kamis (10/3).
Dalam rilis itu disebutkan bahwa kebijakan pencabutan swakelola SBM telah meresahkan orang tua mahasiswa sejak tahun lalu. Lewat pertemuan orang tua dengan MWA pada 22 Desember 2021, mereka mengkhawatirkan masa depan pendidikan anaknya.
"Dalam pertemuan tersebut, MWA ITB menjamin bahwa kualitas dan layanan pendidikan di SBM ITB tidak akan berubah akibat dari pencabutan otonomi pengelolaan pendidikan di SBM ITB," lanjutnya.
"Kami kecewa dengan sikap Rektor ITB yang tidak aspiratif terhadap orang tua mahasiswa serta stakeholders lainnya," sambung rilis tersebut.
Forum orang tua tersebut menuntut agar status quo diterapkan di SBM ITB, mengembalikan penerapan pengelolaan pendidikan dan keuangan seperti saat swakelola masih dimiliki SBM.
"MWA ITB agar segera meminta Rektor ITB untuk mencabut kebijakan yang membatalkan otonomi bagi SBM ITB, dan memberlakukan kebijakan yang lama," tuntut orang tua.
Mereka juga menuntut agar membentuk tim khusus yang terdiri dari MWA, senat akademik, SBM ITB dan perwakilan masyarakat atau orang tua mahasiswa, untuk melakukan evaluasi atas kebijakan pengelolaan pendidikan di SBM ITB dan menyusun regulasi baru.
