Forum Rektor Beri 5 Rekomendasi Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kampus Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kampus Foto: Pixabay

UGM menjadi tuan rumah Konferensi Forum Rektor Indonesia (FRI) 2021, Konvensi Kampus XXVII dan Temu Tahunan XXIII. Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual pada Selasa (27/7).

Dalam konferensi tersebut tersebut, FRI menyampaikan lima rekomendasi kepada pemerintah terkait implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka atau MBKM.

Ketua FRI 2020-2021, Prof Arif Satria, mengatakan perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan cepat untuk memberi kontribusi menyelesaikan persoalan bangsa. Terlebih di saat kondisi pandemi COVID-19.

"Karenanya FRI memandang terdapat lima hal penting yang perlu dilakukan pemerintah agar MBKM dapat berjalan optimal," ujar Arif.

kumparan post embed

Arif yang juga merupakan Rektor IPB ini mengatakan, rekomendasi pertama yakni MBKM harus diikuti dengan otonomi kampus yang lebih besar.

Menurutnya, ini seusai dengan arahan Presiden Jokowi bahwa kemerdekaan dimulai dari imajinasi dan keberanian melakukan hal-hal baru di luar kelaziman.

"Kedua, perlunya regulasi dan deregulasi yang komprehensif di bidang pendidikan. Langkah yang sama juga perlu dilakukan untuk bidang lainnya seperti bidang ekonomi dan investasi," ucap Arif.

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria. Foto: Muhammad Fadli Rizal/kumparan

Poin ketiga, Arif mengatakan perlu ada penguatan dalam pendidikan karakter dan kebudayaan. Sebab kedua hal itu adalah kunci dalam dunia perguruan tinggi dan sinergis dengan gerakan nasional revolusi mental.

"Untuk itu, FRI mengajak seluruh komponen bangsa untuk membumikan nilai-nilai luhur Pancasila," ujar Arif.

Poin keempat, dijelaskan bahwa pemerintah perlu menjembatani hubungan antara perguruan tinggi dengan industri. Dorongan kuat yang sistematis sangat perlu untuk mewujudkan kerja sama dunia pendidikan dan industri melalui penelitian yang berdampak pada eksekusi hilirisasi.

Foto udara Asrama PUPR yang berada di kompleks Kampus Unpad Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (22/6/2021). Foto: Raisan Al Farisi/Antara Foto

Poin kelima, pemerintah perlu memperluas alokasi sumber daya finansial untuk pembiayaan pendidikan. Terlebih lagi pembiayaan dalam bentuk beasiswa pendidikan S3 dalam negeri.

"Pemerintah juga perlu melakukan penataan kelembagaan riset komprehensif sehingga penelitian di Indonesia dapat berdampak dan mendunia untuk mencapai kemandirian di berbagai bidang kehidupan," tutur Arif.

Rektor UGM, Panut Mulyono. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Dalam acara itu Rektor UGM Prof Panut Mulyono akan melanjutkan tugas Prof Arif. Panut dikukuhkan sebagai Ketua FRI periode 2021-2022.

Konferensi FRI 2021 dibuka oleh Presiden Jokowi. Ia menenkankan perguruan tinggi harus progresif membangun cara kerja baru untuk menyiapkan masa depan mahasiswa dan bangsa Indonsia yang lebih maju.

Forum Rektor Indonesia merupakan lembaga normatif dan wadah komunikasi serta pertukaran ide, gagasan, dan strategi antarpimpinan perguruan tinggi seluruh Indonesia. FRI antara lain bertujuan memberikan alternatif solusi dan saran strategis kepada pemerintah dan masyarakat.