Foto: Kekeringan dan Penyakit Mengancam Pohon Kurma Terkenal di Tunisia

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Petani kurma Tunisia sedang berjuang melawan kekeringan dan penyakit yang mendorong banyak orang untuk meninggalkan perkebunan tempat mereka menanam beberapa kurma terbaik di dunia di oasis Kebili, Tunisia Selatan.

Kebun kurma di oasis Kebili dulunya membentuk pulau-pulau hijau subur di lanskap yang gersang. Tetapi sekarang banyak pohon yang mati, dan batang-batang yang kering, gundul dan tidak berbuah.

Dikutip dari Reuters, petani dan aktivis lingkungan mengatakan, oasis Tunisia telah mengalami kekeringan selama satu dekade terakhir.

Salah satu rangkaian oasis di tepi gurun Sahara, Kebili menanam banyak kurma yang diekspor Tunisia ke puluhan negara, sebagian besar di Eropa.

Petani sudah lama terbiasa dengan panas yang ekstrem. Namun, perubahan iklim, kurangnya curah hujan bersama dengan penyakit tungau kurma disebabkan oleh cuaca kering membuat hidup lebih sulit.

Petani Mouhamed Bouaziz berdiri dengan aktivis lingkungan Moez Hamed di kebun kurma yang ditinggalkan, di oasis Kebili di Tunisia selatan. Foto: Jihed Abidellaoui/REUTERS

***

embed from external kumparan