Foto: Masih Diselimuti Kabut Asap, Sekolah di Sumatera Terapkan PJJ

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Sejumlah guru di beberapa kota di Pulau Sumatera mulai melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring sejak Rabu (9/9/2026). PJJ tersebut diterapkan di antaranya di Kota Padang, Palembang, dan Pekanbaru akibat kondisi udara dan kabut asap karhutla.

Di Kota Padang, sejumlah guru terlihat mengikuti kegiatan PJJ secara daring di SDN 11 Lubuk Buaya. Pemkot Padang menerapkan PJJ untuk tingkat TK, SD, dan SMP mulai Rabu (9/9) hingga Jumat (11/9) karena kualitas udara di wilayah tersebut semakin memburuk. Sementara untuk tingkat SMA masih melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Hal serupa juga dilakukan di Pekanbaru. Orang tua merekam aktivitas anaknya yang mengikuti pembelajaran jarak jauh dari rumah. Pemerintah Kota Pekanbaru kembali menerapkan PJJ bagi peserta didik tingkat PAUD hingga SMP sebagai langkah antisipasi untuk melindungi anak-anak dari paparan kabut asap karhutla yang masih menyelimuti wilayah tersebut.

Sementara itu, di Palembang, sejumlah guru mulai mengikuti arahan Pemerintah Kota untuk menerapkan PJJ secara daring bagi siswa tingkat TK, SD, dan SMP. Namun, waktu berakhirnya PJJ belum ditentukan karena adanya peningkatan temuan gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang diduga berkaitan dengan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Guru melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring di SDN 39 Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (9/9/2026). Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO