Foto: Produksi Minyak Zaitun Suriah Perlahan Mulai Bangkit

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Setelah sebelas tahun perang mengakibatkan penurunan produksi yang tajam, produksi minyak zaitun di Suriah perlahan mulai pulih. Pada, 2022 panen yang lebih tinggi dari perkiraan yang dapat mendorong ekspor.

Namun, produksi masih jauh dari angka sebelum perang sebesar 198.000 ton per tahun, karena dampak perubahan iklim dan sanksi ekonomi. Jumlah pasti produksi tahun ini belum diungkapkan, tetapi diyakini lebih besar dari tahun sebelumnya.

Dikutip dari Reuters, Kepala Departemen Zaitun di Kementerian Pertanian Suriah, Abir Jawhar, berharap dapat mengekspor minyak zaitun ke negara-negara di Eropa, AS, dan Asia selain negara-negara Teluk, dalam upaya menghidupkan kembali industri yang pernah mengekspor hanya 50 persen dari produksi nasionalnya telah menjadikannya terbesar keempat di dunia.

Zaitun dituangkan ke dalam mesin di dalam pabrik pemeras zaitun di Maardes, Suriah. Foto: Firas Makdesi/REUTERS

Selain sanksi dan perubahan iklim, tantangan terbesar yang dihadapi petani adalah tingginya harga pupuk dan kelangkaan bahan bakar di tengah krisis ekonomi yang membuat harga meningkat dan daya beli menurun.

Ketidakstabilan tersebut menyebabkan minyak zaitun Suriah ditawarkan dengan harga yang terlalu tinggi untuk mendapatkan daya saing dalam skala global.

***

embed from external kumparan