Foto Satelit: Wuhan Sebelum dan Setelah Krisis Corona Makin Parah

Kota Wuhan bak kota hantu akibat wabah virus corona. Ibu kota Provinsi Hubei, China, ini sepi dari aktivitas penduduk saat krisis virus corona semakin parah.
Dilihat dari citra satelit, jalanan di pusat kota sepi kendaraan. Padahal di hari biasanya, jalanan di kota berpenduduk 11 juta orang ini selalu ramai kendaraan. Bahkan beberapa titik sering macet parah di waktu sibuk.
Pada 12 Januari 2020, jalanan di Wuhan masih ramai dilalui kendaraan, walau virus corona mulai menyebar. Namun 14 hari kemudian, suasana berubah seketika. Kondisi ini terjadi karena Kota Wuhan diisolasi dan pemerintah setempat mengimbau warga untuk tak berpergian dari rumah.
Jembatan Sungai Yangtze juga sepi dari kendaraan. Padahal jembatan itu menghubungkan Wuhan dengan kota-kota di sekitarnya, mengingat kota ini dikenal sebagai 'jalan raya Tiongkok' karena lokasinya yang strategis.
Selain itu, tak terlihat aktivitas kapal barang di dermaga di dekat Jembatan Sungai Yangtze. Padahal, Kota Wuhan telah lama menjadi pusat perdagangan berkat posisinya di sepanjang Sungai Yangtze.
Citra satelit berikutnya juga menunjukkan tak ada kendaraan yang melintas di depan stasiun kereta. Kondisi ini terjadi setelah pemerintah setempat menutup akses kereta dan akses transportasi publik antarkota lainnya akibat wabah virus corona.
Jumlah pasien yang terinfeksi virus ini mencapai lebih dari 4.500 jiwa di Provinsi Hubei, sebagian besar adalah warga Wuhan. Sedangkan korban meninggal di Hubei mencapai 170 jiwa.
