Fund Rising Kelompok JI dari Kotak Amal LAZ ABA, BNPT Gandeng PPATK
·waktu baca 1 menit

Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) menyatakan akan turut serta mendalami temuan Densus 88 terkait Lembaga Amil Zakat Abdurrahman Bin Auf (LAZ ABA) milik teroris Jamaah Islamiyah (JI) di Lampung.
Dalam penggerebekan di Lampung, Densus 88 menemukan 706 kotak amal yang digunakan untuk mengumpulkan dana untuk pendanaan teroris.
“Penelusuran tersebut demi mengetahui secara rinci berapa nilai yang didapat dari pengumpulan dana kelompok teroris,” kata Deputi II BNPT Brigjen Ibnu Suhendra lewat keterangannya, Senin (8/11).
Ibnu menyebut, pihaknya juga akan menggandeng Pusat Penelusuran dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Densus 88 Antiteror.
“BNPT juga bekerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memonitor secara ketat fund rising yang dilakukan oleh kelompok teror," ujar Ibnu.
Menurut Ibnu, LAZ ABA memiliki program dakwah, pendidikan, kesehatan, santunan sosial, solidaritas dunia Islam, pemberdayaan ekonomi umat, dan tanggap bencana. Seluruhnya menggunakan metode fund rising untuk menyerap dana berupa sumbangan sukarela dan infaq.
"Itu menjadi modus (dan dibelokan) untuk pengumpulan dana Kelompok JI," tandasnya.
