Ganjar Keluhkan Stok Vaksin di Jateng Menipis: Kabupaten/Kota Sudah Teriak

26 Juli 2021 20:11
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ganjar Keluhkan Stok Vaksin di Jateng Menipis: Kabupaten/Kota Sudah Teriak (7269)
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau relawan satgas Jogo Tonggo serta tempat isolasi yang diperuntukkan bagi pasien OTG COVID-19 di Kelurahan Mangunjiwan, Kabupaten Demak, Jum'at (18/6). Foto: Pemprov Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengakui capaian vaksinasi di daerahnya masih terbilang rendah lantaran stok vaksin kurang. Bahkan di beberapa daerah stok vaksin menipis dan kosong.
ADVERTISEMENT
"Vaksinasi jalan terus cuma memang jatah kita tidak terlalu tinggi. Makanya tadi Kabupaten/Kota teriak-teriak semua, kapan dapat vaksin. Tadi laporannya yang sudah nol Kendal, maka saya minta segera ambil hari ini. Daerah lainnya juga masih tipis," ujar Ganjar di kantornya, Senin (26/7).
Meski begitu, pihaknya baru saja mendapatkan tambahan 27.000 vial vaksin Astrazeneca. Puluhan ribu dosis itu akan segera dieksekusi dan dikirimkan ke daerah-daerah.
"Hari ini kita mendapatkan kiriman 27.000 ribu vial vaksin Astrazeneca dan ini di luar Sinovac ada Astrazeneca. Maka tadi saya sampaikan ini ada Astrazeneca siapa yang mau? (bupati, wali kota) 'siap Pak apa aja pokoknya'," jelas dia.
Ganjar tak menampik memang ada efek usai disuntik vaksin corona. Namun ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir sebab seluruhnya telah dilakukan penelitian dan uji coba mendalam.
ADVERTISEMENT
"Dan tadi malam saya ngobrol di Instagram dengan Duta Besar Inggris termasuk dengan 2 anggota tim AstraZeneca ya, ternyata semua vaksin ada impact-nya apa pun itu. Ya ini tinggal pilihan-pilihan, tapi selama ini risetnya masih bisa dikendalikan dan tidak terlalu fatal. Maka itu kami sampaikan di Kabupaten Pati, Brebes, Kendal, Grobogan, pokoknya vaksin apa aja mau," imbuh dia.
Sementara itu, Pj Sekda Jateng, Prasetyo Aribowo, dalam paparannya menjelaskan, total masyarakat di Jateng yang sudah mendapatkan vaksin dosis pertama sebanyak 4,7 juta. Sementara yang sudah divaksin dosis kedua sebanyak 2,5 juta.
"Masih jauh dari target kita, di mana total masyarakat yang jadi target vaksinasi di Jateng sejumlah 28,7 juta orang," kata Prasetyo.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020