Ganjar Minta Maulid Nabi yang Dihadiri Habib Luthfi di Pekalongan Digelar Daring

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta puncak acara Maulid Akbar yang akan diisi Habib Luthfi Bin Yahya di Gedung Kanzus Sholawat Pekalongan pada Minggu (22/11) digelar secara daring.
"Kita minta untuk dilaksanakan secara daring," kata Ganjar via WhatsApp kepada kumparan, Senin (16/11).
Menurut dia, penyelenggara acara apa pun di tengah melonjaknya angka COVID-19 akan lebih baik jika dilakukan secara daring. "Karena kalau daring akan baik," ujar Ganjar.
Sementara itu, Kapolres Pekalongan Kota, AKBP Mochammad Irwan Susanto, mengatakan pihaknya tidak memberikan izin puncak acara Maulid Nabi itu.
"Tidak ada, polres tidak memberikan izin," ujar dia.
Habib Luthfi merupakan dai kondang asal Pekalongan. Pengajian habib yang dikenal dengan gaya bicaranya yang santun ini selalu menyedot banyak jemaah. Habib Luthfi juga merupakan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Sementara, berdasarkan data dari laman corona.pekalongankota.go.id, jumlah total kasus COVID-19 di kota batik ini mencapai 430 kasus. Dari jumlah itu 22 pasien masih dirawat di rumah sakit, 37 pasien sedang menjalani isolasi mandiri, 34 kasus meninggal dunia, dan kasus sembuh mencapai 337.
Saksikan video menarik di bawah ini:
