Ganjar soal PPKM Darurat: Tak Boleh Bupati-Walkot yang Menawar, Harus Laksanakan

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan pengecekan penanganan Covid-19 di RSUD Dr Loekmono Hadi, Kudus, Senin (31/5). Foto: Pemprov Jateng
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melakukan pengecekan penanganan Covid-19 di RSUD Dr Loekmono Hadi, Kudus, Senin (31/5). Foto: Pemprov Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah akan memberlakukan kebijakan PPKM Darurat.

"Petunjuk pelaksanaannya hari ini sudah dikeluarkan. Instruksi Mendagri juga sudah disiapkan, mungkin sore ini atau besok sudah keluar. Insyaallah Jateng semuanya siap," kata Ganjar saat meninjau Jogo Tonggo di Desa Wirun, Purworejo, Kamis (1/7).

Pihaknya pun telah menginstruksikan kepada bupati/wali kota untuk melaksanakan PPKM Darurat dengan ketat. Termasuk mensosialisasikan kepada masyarakat tentang kebijakan itu. Dia belum menjelaskan instruksi itu akan berupa surat edaran atau Ingub yang ditujukan ke kepala daerah di kabupaten/kota di Jateng.

"Bupati/Wali Kota harus mencari jalan keluar, sehingga tidak terjadi kepanikan di tengah masyarakat. Tidak boleh ada satupun Bupati/Wali Kota yang menawar, semuanya harus melaksanakan dengan baik. Kalau 14 hari bisa dilakukan, maka ini bisa menekan," tegas dia.

Berikut daftar kota/kabupaten di Jateng yang menerapkan PPKM Darurat:

Table Embed

Menampilkan 10 data dari 34 data

Nomor
Kabupaten/Kota
1
Kabupaten Banjarnegara
2
Kabupaten Banyumas
3
Kabupaten Batang
4
Kabupaten Blora
5
Kabupaten Boyolali
6
Kabupaten Brebes
7
Kabupaten Cilacap
8
Kabupaten Demak
9
Kabupaten Grobogan
10
Kabupaten Jepara

1 - 10 dari 34 baris

Masyarakat Bisa Hubungi Pejabat di Daerahnya

Ganjar pun meminta masyarakat untuk tidak panik. Ia mengatakan jika ada masyarakat yang mengalami kesulitan saat PPKM Darurat dilaksanakan, maka ia bisa menghubungi pejabat dan call center daerahnya masing-masing.

"Jangan panik, kita hanya butuh mengetatkan saja. Tindakan-tindakan ini karena situasinya sedang tidak baik-baik saja. Masyarakat tenang saja, tidak apa-apa," katanya.

Kalau ada yang kesulitan, lapor saja. Jogo Tonggo sebagai kekuatan civil society bisa dioptimalkan.

-Gubernur Ganjar Prabowo

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau relawan satgas Jogo Tonggo serta tempat isolasi yang diperuntukkan bagi pasien OTG COVID-19 di Kelurahan Mangunjiwan, Kabupaten Demak, Jum'at (18/6/2021). Foto: Pemprov Jawa Tengah

Terlepas dari itu semua, Ganjar memohon agar seluruh masyarakat Jateng mendukung program PPKM Darurat ini. Jika di Selandia Baru ada gerakan Tim 5 Juta, maka di Jateng ada Tim 35 Juta.

Tim 5 Juta adalah istilah bagi penduduk Selandia Baru yang berjumlah 5 juta yang bersatu bersama-sama menghalau pandemi COVID-19. Sedangkan jumlah penduduk Jateng sekitar 35 juta.

"Jadi tidak perlu bupati, Satpol PP bengok-bengok (teriak-teriak) di lapangan. Kita butuh dukungan masyarakat, ayo kita bereskan ini dengan tertib protokol kesehatan. Sabar, memang tidak enak. Tapi kalau ini dilakukan, maka akan membereskan dengan cepat," kata Ganjar.

embed from external kumparan