Gaya 'Kucing' Ganjar Lawan Strategi 'Gemoy' Prabowo

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gaya Capres Ganjar Pranowo saat merespons strategi 'gemoy' capres Prabowo Subianto. Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gaya Capres Ganjar Pranowo saat merespons strategi 'gemoy' capres Prabowo Subianto. Foto: Paulina Herasmaranindar/kumparan

Capres Ganjar Pranowo merespons sebutan 'gemoy' atau menggemaskan yang kini melekat pada capres Prabowo Subianto di 2024. Sebutan 'gemoy' dinilai sebagai salah satu strategi Prabowo untuk menggaet anak muda.

Ganjar mengatakan tak masalah dengan strategi itu. Sebab, ia menyebut semua capres memiliki strategi masing-masing.

"Itu strateginya beliau. Strategi, kan, semua boleh membuat strategi," kata Ganjar usai bertamu ke rumah mantan wapres Boediono di Jalan Jambu, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat (24/11).

Capres Ganjar Pranowo menghadiri acara Rembuk Ide Transisi Energi Berkeadilan di The Habibie Centre, Jakarta, Kamis (23/11/2023). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Saat ditanya apa gaya tandingannya menghadapi sebutan 'gemoy' Prabowo, eks Gubernur Jateng berkelakar dengan mengayunkan tangan ke depan dada.

Lalu, telapak tangannya ditelengkupkan seperti tangan seekor kucing. "Kaya gini," kata Ganjar sambil mengayunkan tangannya.

Baliho gemoy Prabowo-Gibran di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Foto: Ahmad Romadoni/kumparan

Prabowo sepertinya memang mengubah gaya dalam mengikuti ajang pilpres keempat kalinya. Pada 3 kali pilpres sebelumnya, Prabowo dikenal sebagai sosok yang sangat tegas dan kini berubah menjadi 'gemoy' di 2024.

Istilah 'gemoy' pun kini dipakai pada alat kampanye Prabowo-Gibran. Baliho di berbagai lokasi menampilkan Prabowo-Gibran yang gemoy.

Wajah keduanya seperti sudah diproses lewat artificial intelligence (AI) seperti karakter animasi di film— hal yang sedang marak.