Gaya Rambut Mohawk Choel Mallarangeng Setelah Mendekam di Sukamiskin

Terpidana kasus korupsi Hambalang, Andi Zulkarnain Anwar alias Choel Mallarangeng, hadir dalam sidang perdana permohonan Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.
Namun kehadiran dia dalam persidangan kini berbeda bila dibandingkan dengan penampilannya, sebelum menghuni Lapas Sukamiskin pada Juli 2017.
Ia terlihat tampil dengan rambut yang berbeda. Gaya rambutnya yang mohawk serta panjang ke belakang, serta bercorak pirang. Dulu warna rambutnya hitam dan tidak mohawk seperti sekarang.
Menurut Choel, memilih gaya rambut itu terinspirasi saat menjalai masa tahanan penjara di Lapas Sukamiskin.
"Yang namanya di tahanan, waktu berjalan, iya kan. Banyak waktu, banyak kesempatan, banyak gaya bisa timbul, ha-ha-ha," kata Choel.

Selain itu, ia juga menuturkan gaya rambutnya terinspirasi pemain Piala Dunia 2018, namun dia tidak menyebut nama pemain tersebut.
"(Terinspirasi) waktu sepak bola Piala Dunia itu," ujarnya.
Choel terlihat merasa senang saat menjalani sidang PK. Terkait PK, ia mengaku ingin mencari keadilan.
"Salah satu hak kita dalam hukum adalah apabila sudah menjalani proses kita masih mempunyai hak untuk keadilan, jalan terakhir ini yang coba saya tempuh, PK. Mudah-mudahan mendapat keadilan, insya Allah dikabulkan, doanya yang baik," ujarnya.

Sementara kuasa hukumnya, Bambang, mengatakan Choel hanya ingin pengurangan hukuman penjara. Oleh karena itu, mengajukan PK.
Choel adalah terpidana kasus korupsi proyek Pembangunan Pusat Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di bukit Hambalang, Bogor. Choel bersama kakaknya, Andi Mallarangeng, dinilai terbukti menerima uang sebesar Rp 2 miliar dan USD 550 ribu.
Choel dihukum 3,5 tahun oleh Pengadilan Tipikor Jakarta atas perbuatannya itu. Ia menerima vonis tersebut dan tidak mengajukan banding. KPK mengeksekusi Choel ke Lapas Sukamiskin pada Juli 2017. Namun kini, Choel mengajukan PK.

