Gejolak Politik Inggris: Menkes Bantah Incar Kursi PM Keir Starmer
·waktu baca 1 menit

Kursi Perdana Menteri Inggris Keir Starmer diisukan terguncang. Menteri Kesehatan (Menkes) Wes Streeting dikabarkan menjadi calon kuat penggantinya.
Isu ini muncul pada Minggu (9/11). Saat itu, sejumlah politikus yang menjadi sekutu Starmer—dan meminta namanya dirahasiakan—menyatakan bahwa sang perdana menteri berupaya keras mempertahankan posisinya.
“Keir Starmer tahu bahwa dia sedang berjuang dalam kontes kepemimpinan. Ketika saatnya tiba, dia tidak akan mengundurkan diri. Dia akan melawannya," kata seorang pendukung kepada harian The Times, dikutip dari AFP.
Guncangan terhadap kekuasaan Starmer muncul ketika tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintahannya merosot tajam. Kinerja pemerintah Starmer dinilai buruk terutama dalam hal pertumbuhan ekonomi dan imigrasi.
Akibat anjloknya survei tersebut, nama Wes Streeting serta Menteri Dalam Negeri Shabana Mahmood dijagokan menggantikan posisi Starmer sebagai Ketua Partai Buruh—jabatan yang otomatis menjadikannya Perdana Menteri.
Mendengar namanya disebut-sebut sebagai calon pengganti Starmer, Wes Streeting segera angkat bicara. Ia menegaskan tidak berniat merebut kursi kepemimpinan.
“Saya tidak akan menuntut pengunduran diri perdana menteri,” kata Streeting kepada Sky News.
“Saya mendukung perdana menteri. Saya telah mendukungnya sejak dia terpilih sebagai pemimpin Partai Buruh,” ujarnya.
