Geng Motor Remaja Tanggung dan Geng Motor Jepang yang Meresahkan

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Ilustrasi Geng Motor (Foto: Reuters/Randall Hill)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Geng Motor (Foto: Reuters/Randall Hill)

Sejak akhir pekan lalu isu geng motor begitu ramai menyebar di whatsapp group. Selain ada video dan foto, ada juga kata-kata imbauan agar waspada pada geng motor Jepang.

Baca: Tim Tekab, Saat Driver Ojek Online Melawan Geng Motor di Jakarta

Geng motor Jepang ini dalam broadcast yang menyebar itu disebutkan sebagai geng motor Jembatan Mampang, Depok. Tepatnya di kawasan Sawangan.

Tidak ada bentrok geng motor (Foto: kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Tidak ada bentrok geng motor (Foto: kumparan)

Selain geng motor Jepang, geng motor remaja tanggung juga patut diwaspadai. Pesan-pesan itu beredar begitu massif. Mulai dari group WA pekerja kantoran sampai ojek pangkalan. Benar-benar meresahkan.

Soal broadcast message yang menyebar ini juga menjadi pantauan kepolisian. Tidak terkecuali Polresta Depok.

"Masih kita selidiki mengenai geng motor Jepang," jelas Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus saat dikonfirmasi kumparan (kumparan.com), Selasa (23/5).

instagram embed

Polres Depok tidak tinggal diam. Sejak beberapa waktu lalu, penyisiran dilakukan di sejumlah titik rawan di Depok. Tim Khusus Antibandit Polresta Depok bergerak melakukan patroli.

instagram embed

Untuk Depok masih terus setiap malam melakukan patroli agar warga tenang

instagram embed

AKP Firdaus juga memberi saran agar warga mengunduh aplikasi halo polisi Polresta Depok di playstore. Tinggal mengklik panic button, pasukan Jaguar akan langsung datang.

instagram embed

"Dan segera melaporkan jika ada yang mencurigakan baik secara langsung maupun melalui aplikasi Halo Polisi dan Panic Button Polresta Depok," tutup dia.

Polisi berbaris dalam apel gelar pasukan operasi lalin  (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Polisi berbaris dalam apel gelar pasukan operasi lalin (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)