Gerhana Matahari Hibrida Terjadi di Indonesia Hari Ini, Kemenag Ajak Salat Kusuf

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga melaksanakan salat gerhana matahari cincin di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Warga melaksanakan salat gerhana matahari cincin di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. Foto: Yuana Fatwalloh/kumparan

Hari ini (Kamis, 20 April) terjadi peristiwa alam langka di Indonesia: Gerhana Matahari Hibrida. Disebut hibrida, karena sebagian wilayah hanya bisa menyaksikan Gerhana Matahari Cincin, sedangkan lainnya Gerhana Matahari Total.

Dirjen Binmas Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengajak umat Islam untuk melaksanakan salat Gerhana Matahari atau salat Kusuf sesuai tuntunan syariah dan mengikuti protokol kesehatan.

Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin. Foto: Dok. Kemenag

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk bertakbir, memperbanyak zikir, istigfar, sedekah dan amal saleh lainnya, serta mendoakan kesejahteraan dan kemajuan bangsa," ujar Kamaruddin, dikutip dari website Kemenag.

Sejumlah masjid telah mengumumkan akan mengadakan salat Kusuf. Misalnya, Masjid Istiqlal di Jakarta akan menggelar salat Kusuf mulai pukul 10.00 WIB.

Tata cara salat Kusuf bisa diklik di sini:

kumparan post embed
Panduan Salat Gerhana. Foto: Kemenag RI

Penjelasan Singkat Gerhana Matahari Hibrida

Gerhana Matahari Hibrida terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi tepat segaris. Gerhana Matahari Hibrida terdiri atas dua tipe gerhana, Gerhana Matahari Cincin dan Gerhana Matahari Total.

Di tempat tertentu, piringan bulan teramati dari bumi lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga, Matahari tampak seperti cincin, yaitu gelap di bagian tengahnya dan terang di bagian pinggirnya. Sementara di tempat lainnya, piringan bulan teramati dari Bumi sama dengan piringan Matahari. Sehingga, Matahari seakan-akan tertutupi Bulan.

Kamaruddin menjelaskan, Gerhana Matahari Hibrida di Indonesia terjadi paling awal di Jawa Barat, pada pukul 09.26 WIB. Adapun waktu kontak paling akhir akan terjadi di Papua pada pukul 15.30 WIT.

Daftar lengkapnya bisa diklik di sini:

kumparan post embed