Konten dari Pengguna

Tata Cara Shalat Gerhana Matahari Sesuai Ajaran Rasulullah SAW

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi shalat gerhana matahari (Pexels).
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi shalat gerhana matahari (Pexels).

Shalat gerhana matahari bisa dilakukan umat Islam di Indonesia jelang Idul Fitri, tepatnya 20 April 2023. Sebab pada hari itu diprediksi akan terjadi Gerhana Matahari Hibrida.

Saat gerhana matahari maupun bulan, umat Islam dianjurkan mengerjakan shalat kusuf. Ali Musthafa Siregar dkk dalam buku Fikih Salat Sunah mengatakan hukum shalat kusuf adalah sunnah muakkad yang artinya sangat dianjurkan.

Bagaimana cara melaksanakannya dan seperti apa doa yang bisa diamalkan umat Islam usai shalat gerhana matahari? Berikut informasi lengkapnya.

Anjuran Shalat Gerhana Matahari

Ilustrasi shalat gerhana matahari (Pexels).

Anjuran melaksanakan shalat saat terjadi gerhana matahari datangnya dari Rasulullah SAW. Mengutip laman Kemenag Jabar, dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari, Mughirah bin Syu'bah berkata:

إِنْكَسْفَت الشمْسُ يَوْمَ مَاتَ إِبْرَاهِيمُ فَقَالَ الناسُ إِنْكَسَفَتْ لَمَوْتِ إبْرَاهِيْمَ فَقَالَ رَسُوْلُ الله صلى اللهُ عَلَيْهِ وَسلم : إِنَّ الشَّمْسَ وَالقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ، لَا يَنْكَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ، فَإِذَا رَأَيْتُمُوهُمَا، فَادْعُوا اللَّهَ وَصَلُّوا حَتَّى يَنْجَلِيَ

Artinya: “Telah terjadi gerhana matahari pada zaman Rasulullah SAW (yaitu) pada hari wafatnya Ibrahim (putra Nabi). Kemudian orang-orang berkata, ‘Terjadinya gerhana matahari itu karena wafatnya Ibrahim’.

Lalu Rasulullah SAW bersabda,‘Sesungguhnya matahari dan bulan itu tidak gerhana karena wafatnya seseorang dan tidak karena hidupnya seseorang. Apabila kalian melihat (kejadian gerhana), maka shalatlah dan berdoalah kepada Allah.’” (Shahih Al-Bukhari).

Baca Juga: Apa itu Gerhana Matahari Hibrida yang Mampir Indonesia 20 April Jelang Lebaran?

Tata Cara Shalat Gerhana Matahari

Ilustrasi shalat gerhana matahari (Pexels).

Masih dari sumber yang sama, jumhur ulama sepakat bahwa shalat gerhana matahari dikerjakan dengan dua rakaat. Shalat gerhana matahari boleh dilakukan sendiri atau berjamaah.

Menurut sunnah Rasulullah, shalat dilaksanakan di masjid secara berjamaah. Seluruh Muslim boleh melaksanakannya, termasuk kaum wanita.

Seruan ‘Asshalaatu Jaami'ah’ adalah penanda atau panggilan shalat kusuf. Sebab tidak ada adzan dan iqamah dalam pelaksanaannya.

Bagaimana cara mengerjakannya? Berikut tata cara lengkap untuk melaksanakan shalat gerhana matahari:

1. Membaca niat

Hal yang membedakan ibadah satu ini dengan lainnya, termasuk shalat gerhana bulan adalah niatnya. Saat mengerjakan shalat gerhana matahari, berikut niat yang perlu dibaca dalam hati:

أَصَلَّى سُنَّةَ لِكُسُوْفِ الشَّمْسِ رَكْعَتَيْنِ اِمَامًا/مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya: Sengaja saya salat sunah gerhana matahari dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah Ta'ala.

2. Takbiratul ikhram sebagaimana shalat lainnya

3. Membaca doa iftitah dan berta'awudz

4. Membaca surat Al-Fatihah, dilanjutkan membaca surat dalam Al-Quran dengan jahr (dikeraskan suaranya)

5. Ruku' sambil memanjangkannya

6. I'tidal, kemudian baca surat Al-Fatihah dan surat lainnya dalam Al-Quran.

7. Kemudian ruku' kembali (kedua) yang panjangnya lebih pendek dari sebelumnya

8. Kembali i'tidal, lalu sujud yang panjangnya sama dengan rukuk

9. Duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali

10. Bangkit dari sujud dan mengerjakan rakaat kedua sama dengan yang pertama tetapi bacaan dan gerakannya lebih singkat, dan

11. Salam.

Setelah salam, shalat belum berakhir. Akan ada doa dan ditutup dengan khutbah dari imam.

Untuk doa setelah shalat gerhana matahari, berikut bacaan dan artinya:

اللهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيْمُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ والأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الحقُ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ.

اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا اَخَرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ وَمَا أَنْتَ أَعْلَمُ بِهِ مِنّي. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Artinya: Wahai Allah, milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penegak dan pengurus langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya.

Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penguasa langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya.

Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah cahaya langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya.

Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah Yang Hak, janji-Mu lah yang benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataan-Mu benar, surga itu benar, neraka itu benar, para nabi itu benar, Nabi Muhammad saw itu benar, dan hari kiamat itu benar.

Wahai Allah! Hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu aku bertawakkal hanya kepada-Mu aku kembali. Hanya dengan-Mu lah kuhadapi musuhku, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum.

Oleh karena itu ampunilah segala dosaku, yang telah kulakukan dan yang (mungkin) akan kulakukan, yang kurahasiakan dan yang kulakukan secara terang-terangan, dan dosa-dosa lainnya yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku.

Engkaulah Yang Maha Terdahulu dan Engkaulah Yang Maha Terakhir. Tiada Tuhan selain Engkau dan tak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.

(NSA)

Frequently Asked Question Section

Berapa jumlah rakaat shalat kusuf?

chevron-down

Shalat gerhana, baik matahari dan bulan, jumlah rakaatnya sama yaitu dua.

Apakah wanita boleh melaksanakan shalat gerhana?

chevron-down

Boleh karena shalat gerhana boleh dilaksanakan oleh setiap Muslim secara berjamaah maupun sendiri-sendiri.

Apa penanda shalat kusuf?

chevron-down

Penandanya adalah seruan ‘Asshalaatu Jaami'ah’ dan tidak ada adzan maupun iqamah.