Gerobak Penculik Malika Ditemukan di Pasar Poncol, Dijual Rp 400 Ribu

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Malika Anastasya (6), bocah perempuan yang hilang diculik di Jalan Gunung Sahari 7A, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Malika Anastasya (6), bocah perempuan yang hilang diculik di Jalan Gunung Sahari 7A, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Foto: Dok. Istimewa

Keberadaan Malika Anastasya (6) masih menjadi tanya setelah diculik saat bermain di depan rumahnya. Malika telah hilang 20 hari. Terbaru, kepolisian menemukan gerobak milik pelaku di Pasar Poncol, Jakarta Pusat.

"Perkembangannya bahwa kita menemukan gerobak yang biasa digunakan oleh terduga pelaku," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Komarudin saat dihubungi, Selasa (27/12).

Komarudin mengungkapkan, pihaknya mengidentifikasi gerobak pelaku melalui CCTV di sekitar lokasi. Setelah ditelusuri, pelaku rupanya telah menjual gerobaknya.

"Gerobak itu kita temukan telah dijual oleh pelaku pagi hari sebelum kejadian. Dijual di Pasar Poncol seharga Rp 400 ribu," katanya.

Malika hilang diculik seorang pria di Jalan Gunung Sahari 7A, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Rabu (7/12) lalu. Aksi penculikannya terekam kamera CCTV dan videonya beredar di media sosial.

Ilustrasi penculikan. Foto: Muhammad Faisal Nu'man/kumparan

Penculiknya tak lain adalah seorang yang diduga bekerja sebagai pemulung yang juga dikenal oleh keluarga Malika. kumparan juga telah menyisir beberapa tempat pengumpulan barang bekas di Jakarta untuk mencari informasi pelaku.

Namun, para narasumber yang ditemui mengaku tak begitu mengenal dengan terduga pelaku.

Angga (46), seorang pemulung yang kerap mangkal di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat mengaku curiga dengan terduga pelaku penculikan bocah berusia 6 tahun, Malika Anastasya.

kumparan post embed

Pasalnya, penampilan penculik itu tak tak memperlihatkan ciri-ciri sebagai pemulung.

"Saya lihat sekali dua kali saya lewat tiap sore gerobak ini (pelaku) di sini, ngerokok sambil pakai headset, pake handphone. Pokoknya (enggak) kayak orang nyari ini kan (mulung) kayak kita keringetan. Dia gerobaknya bersih," ungkap Angga saat ditemui kumparan, Selasa (20/12).

Dengan penampilan itu, Angga beranggapan, pelaku bukanlah benar-benar seorang pemulung.