Gibran Respons Disebut Tak Ada Gagasan dan Cuma Bisa Joget: Apa yang Salah?

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka memberikan sambutan saat Konsolidasi Pemenangan Prabowo - Gibran di Sentul International Convention Centre, Bogor, Minggu (10/12/2023). Foto: Youtube/Waktunya Indonesia Maju
zoom-in-whitePerbesar
Calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka memberikan sambutan saat Konsolidasi Pemenangan Prabowo - Gibran di Sentul International Convention Centre, Bogor, Minggu (10/12/2023). Foto: Youtube/Waktunya Indonesia Maju

Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, menjawab soal banyak anggapan Prabowo-Gibran hanya bisa joget-joget saja, tak punya gagasan.

Prabowo Subianto kini identik dengan joget yang bikin gemoy. Tak ayal, lawannya menyorotinya yang dianggap lebih sering joget dibanding bicara gagasan.

Gibran mempertanyakan, apa yang salah dengan joget. Menurut dia, itu bentuk kegembiraan.

"Emangnya apa yang salah dengan joget, apa yang salah dengan gembira?" kata Gibran di Sentul International Convention Center, Sentul, Jawa Barat, Minggu (10/12).

"Sekarang saya tanya ya, boleh tidak masyarakat hidup gembira, Boleh enggak masyarakat makin sejahtera, Boleh enggak masyarakat makin bahagia?" tanya Gibran ke pendukung dan relawan yang hadir.

Calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka memberikan sambutan saat Konsolidasi Pemenangan Prabowo - Gibran di Sentul International Convention Centre, Bogor, Minggu (10/12/2023). Foto: Youtube/Waktunya Indonesia Maju

Di kesempatan itu, Gibran mengatakan ke depan tantangan tidak muda, tapi kesempatan makin terbuka. Terutama bagi anak-anak. Oleh sebab itu, Gibran mengaku fokus terhadap hilirisasi digital.

"Ini untuk menjawab tantangan zaman jadi kita diharapkan anak-anak SMK yang ahli Artificial intelijen kita siapkan jago-jago big data analytic. Kita siapkan ahli-ahli blockchain, kita siapkan ahli-ahli cyber security, kita siapkan ahli-ahli kripto, kita siapkan juga ahli yang bidang di bidang bio teknologi dan sebagainya," ujarnya.

Lebih lanjut, Wali Kota Solo ini juga menginginkan para Santri juga pintar di bidang perbankan syariah dan juga di digital marketing.

"Kita juga pengin Santri-santri pintar perbankan syariah Santri-santri yang pintar digital marketing, Kita siapkan future talent dengan future skills kita harus siapkan semua itu," kata Gibran.