Granat hingga Ratusan Peluru Dalam Koper di Pasar Minggu Diperiksa Tim Gegana
·waktu baca 2 menit

Sebuah koper berisi senjata api, ratusan peluru, dan granat asap ditemukan di dalam sebuah koper di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Jumat (18/7) lalu. Barang-barang berbahaya itu ditemukan oleh warga berinisial MMT (60) dan dilaporkan ke Polsek Pasar Minggu.
Barang-barang yang ditemukan itu pun kemudian diserahkan ke Tim Gegana Polda Metro Jaya untuk pengecekan lebih lanjut.
“Bahwa barang bukti keseluruhan dibawa Detasemen Jibom Gegana Sat Brimob Polda Metro Jaya,” ucap Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela saat dihubungi, Minggu (20/7).
Belum diketahui apa hasil dari pemeriksaan tersebut. Adapun yang ditemukan di dalam koper merek Polostar warna hitam bermotif garis merah itu adalah sebagai berikut:
Satu pucuk senjata api jenis Glock 42 No. AAXM688
Empat magazen
Satu holster
Tiga korek api gas berbentuk granat tangan warna hijau
Satu granat asap (smoke) warna hitam
Satu granat flash warna hitam
Kaliber 7,65 mm sebanyak 2 butir
Kaliber 9 mm sebanyak 158 butir
Kaliber .38 Auto sebanyak 433 butir
Kaliber .380 Auto sebanyak 100 butir
Selongsong 9 mm sebanyak 4 buah
Proyektil .38 Auto sebanyak 1 buah
Proyektil 9 mm sebanyak 1 buah
Barang-barang itu ditemukan oleh MMT usai koper tersebut sudah berada di tangannya selama kurang lebih 1 tahun. Koper itu merupakan milik seorang WN Filipina bernama Mario Marcos.
Mario, bersama istri dan dua anaknya, tinggal di sebuah kos-kosan di Jalan Pejaten Barat 4, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada tahun 2022 hingga akhir 2023. MMT merupakan tukang urut yang sering dipanggil Mario.
Pria yang mengaku sebagai dokter itu pulang ke Filipina usai istrinya meninggal. Sebelum pulang, ia sempat meminta MMT untuk mengambilkan barang-barangnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, termasuk koper itu.
Koper itu pun dititipkan ke MMT di kontrakannya. Usai 1 tahun tak pernah dibuka, MMT pun membongkar koper tersebut.
“Karena sudah terlalu lama sekitar 1 tahun berada di kos, koper dan barang tersebut akhirnya dibuka oleh saksi 1 ternyata ditemukan barang-barang tersebut,” ucap Anggiat.
MMT pun menceritakan penemuannya ke warga lainnya. Akhirnya, mereka bersepakat untuk menyerahkan koper itu ke Polsek Pasar Minggu pada Jumat (18/7) siang.
