Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Lima Kali dengan Jarak 1,1 hingga 3 Km
·waktu baca 1 menit

Gunung Merapi meluncurkan guguran awan panas sebanyak lima kali dengan jarak 1,1 hingga 3 kilometer ke arah barat daya, Minggu (8/8).
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, mengatakan guguran awan panas pertama terjadi pada pukul 02.31 WIB.
"Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 36 mm dan durasi 104 detik," ujar Hanik dikutip dari Antara, Minggu (8/8).
Kemudian, awan panas kembali terjadi sekitar pukul 04.20 WIB dengan jarak luncur 2 kilometer. Pada pukul 04.58 WIB, awan panas guguran ketiga meluncur dengan jarak kurang lebih 3 kilometer.
Awan panas guguran keempat terjadi pada pukul 07.29 WIB dengan jarak luncur 1,8 kilometer. Tercatat di seismogram dengan amplitudo 47 mm dan durasi 161 detik.
"Kolom asap teramati setinggi 800 meter di atas puncak condong ke barat," imbuhnya.
Lalu, awan panas guguran kelima meluncur pada pukul 07.46 WIB yang tercatat dengan amplitudo 38 mm dan durasi 77 detik. Jarak luncur teramati sejauh 1 kilometer ke arah barat daya.
Hingga saat ini, status Gunung Merapi pada level III atau siaga.
Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan bisa berdampak ke wilayah sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.
