News
·
10 Juni 2021 21:08
·
waktu baca 1 menit

Gunungkidul Tambah 86 Kasus COVID-19 dalam 24 Jam, Dipicu Klaster Baru

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Gunungkidul Tambah 86 Kasus COVID-19 dalam 24 Jam, Dipicu Klaster Baru (76836)
searchPerbesar
Sejumlah warga mengantre untuk melakukan Rapid Diagnostic Test (RDT) Corona masal di GOR Pangukan, Sleman, D.I Yogyakarta, Selasa (12/5). Foto: ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
Penularan COVID-19 di Kabupaten Gunungkidul, DIY terus meningkat. Pada Kamis (10/6), dilaporkan ada 86 kasus baru dalam 24 jam.
ADVERTISEMENT
Penambahan ini menjadi rekor kasus harian tertinggi di kabupaten tersebut.
"10 Juni 2021 konfirmasi (positif) bertambah 86. Rekor baru," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul Dewi Irawaty dalam keterangannya.
Gunungkidul Tambah 86 Kasus COVID-19 dalam 24 Jam, Dipicu Klaster Baru (76837)
searchPerbesar
Ilustrasi positif terkena virus corona. Foto: Shutter Stock
Dewi menyebut, ada klaster penularan baru di Gunungkidul. Sebelumnya di Gunungkidul juga sudah ada klaster pabrik tas dan klaster Kalurahan Dengok.
"Ada klaster ponpes di Kecamatan Playen. Di Kecamatan Panggang ada klaster hajatan dan keluarga. Baru kami analisis," ujarnya.
Namun Dewi belum mendetailkan berapa jumlah kasus positif di klaster baru tersebut.
Sementara Camat Playen Muh Setyawan Indriyanto membenarkan ada penularan COVID-19 di salah satu ponpes putri di wilayahnya. Kasus itu bermula dari lima santri yang mengalami hilang indra penciuman. Kemudian dilakukan rapid antigen oleh pihak ponpes.
ADVERTISEMENT
"Informasi total 12 kasus positif corona. Saat ini tracing dilakukan teman-teman puskesmas," katanya kepada wartawan di Gunungkidul.
Hingga 10 Juni ini, total kasus positif di Gunungkidul adalah 3.429 kasus. Dari jumlah tersebut 2.879 di antaranya sembuh dan 159 lainnya meninggal dunia. Sementara yang masih dalam perawatan 391 orang.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020