Guru hingga ASN di DKI dan Jabar Segera Divaksin Corona, Total 18 Juta Orang

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumah tenaga kesehatan di Bandung mengikuti proses vaksinasi massal di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, Rabu (3/2). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sejumah tenaga kesehatan di Bandung mengikuti proses vaksinasi massal di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, Rabu (3/2). Foto: Rachmadi Rasyad/kumparan

Kementerian Kesehatan mengungkapkan DKI Jakarta dan Jabar bakal menjadi wilayah pertama menggelar vaksinasi dengan menyasar petugas pelayanan publik. Pelayan publik yang dimaksud seperti guru, dosen, PNS, hingga TNI dan Polri.

"Bahwa untuk DKI dan Jabar akan menjadi yang pertama untuk pelaksanaan vaksinasi untuk petugas pelayanan publik," kata Pelaksana Tugas Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Maxi Rein Rondonuwu di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) Bandung, Rabu (3/2).

Maxi menargetkan, vaksinasi yang dilakukan ke 18 juta pelayan publik, termasuk guru dan ASN, dapat rampung pada sekitar bulan April mendatang. Lalu, setelah pelayan publik, vaksinasi bakal dilakukan dengan menyasar masyarakat umum.

"Langkah selanjutnya akan tepat waktu akan sesuai bulan April sekitar 18 juta kepada pelayanan publik, selanjutnya kepada masyarakat umum," ucap dia.

"Kalau nakes masih sedikit sekitar 1,7 juta tapi pelayan publik itu ada 18 juta lebih. Jadi ada 12 kali lipat seperti nakes," pungkas dia.