kumparan
News27 Juli 2018 11:11

Harun Yahya Punya Dokter untuk Cek HIV Para Kitten-nya

Konten Redaksi kumparan
Harun Yahya bersama para Kitten pengikutnya.
Harun Yahya bersama para Kitten pengikutnya. (Foto: Instagram @semraozgiray_a9)
Sosok kontroversial dari Turki, Adnan Oktar alias Harun Yahya, kembali gegerkan publik. Dia disebut punya dokter khusus untuk mengecek HIV para pengikut wanitanya yang ia sebut 'kittens'.
ADVERTISEMENT
Dilaporkan harian Yeni Asir yang dikutip media Turki Daily Hurriyet pada Kamis (26/7), selain melakukan penangkapan terhadap Harun Yahya, pihak kepolisian juga melakukan penggeledahan terhadap seorang dokter di Turki.
Belakangan diketahui dokter tersebut bernama Muhammed Cihat Gundogdu, yang dipanggil "Dr Mengele" oleh Harun Yahya.
Menurut laporan media Yeni Asir, dalam penggerebekan tersebut ditemukan peralatan untuk tes HIV dan hepatitis. Selain itu ditemukan juga Poligraf, mikrofon penganalisis suara dan peralatan medis canggih lainnya di kantor Dr Mengele.
Ternyata Dr Mengele bukan hanya melakukan pengetesan medis saja, menurut keterangan dari pihak kepolisian ia juga mengajari dua orang kitten Harun untuk menggunakan alat-alat tersebut.
"Untuk mengetes kelayakan kandidat kitten," kata polisi.
Harun Yahya
Harun Yahya. (Foto: Instagram @ redactionmedia)
Harun Yahya adalah penulis buku Atlas Penciptaan yang menentang teori evolusi Charles Darwin. Dia juga telah menulis lebih dari 300 buku, diterjemahkan ke dalam 73 bahasa, termasuk bahasa Indonesia.
ADVERTISEMENT
Selain itu, dia juga memiliki stasiun televisi A9, yang programnya berisi acara ceramahnya soal keislaman - tentu saja dengan pemahamannya yang bagi sebagian besar orang menyimpang.
Sebelumnya, polisi Turki melancarkan operasi pada 11 Juli untuk menahan Harun Yahya dan 234 pengikutnya karena lebih dari 30 tuduhan, termasuk membentuk geng kriminal, pelecehan seksual terhadap anak-anak, dan penipuan.
Harun Yahya menolak semua tuduhan, mengklaim penangkapannya adalah "konspirasi Inggris."
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan