Hasil Autopsi, Dosen ITB Dipastikan Bunuh Diri

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Dosen ITB Suryo Utomo (Foto: Facebook Suryo Utomo)
zoom-in-whitePerbesar
Dosen ITB Suryo Utomo (Foto: Facebook Suryo Utomo)

Polisi menyelidiki kasus dosen ITB Suryo Utomo yang ditemukan tewas di Waduk Cirata, Cianjur. Dari hasil autopsi, Suryo dipastikan bunuh diri.

Wakapolres Cianjur, Kompol Santiadji Kartasasmita, mengatakan hasil autopsi yang dilakukan Instalasi Pemulasaraan Jenazah dan Kedokteran Forensik (IPJKF) RSUD Cianjur, tidak ditemukan tanda-tanda luka akibat kekerasan atau tidak pidana.

"Hasil tersebut diperkuat dengan keterangan dari beberapa saksi yang ada di sekitar tempat kejadian. Korban diduga mengalami depresi," katanya seperti dilansir Antara, Senin (15/5).

Baca juga: Saksi Lihat Dosen ITB Beli Cutter dan Senter Sebelum Hilang

Santiadji menjelaskan, menurut keterangan saksi, Suryo terlihat seperti orang tertekan. Dia sempat bolak-balik di rest area Citarum, di mana kendaraan miliknya ditemukan terparkir.

"Saat berbincang-bincang dengan saksi, korban seperti tidak fokus dan sering mondar-mandir ke sejumlah tempat di rest area," katanya.

Baca juga: Kisah Penemuan Jasad Dosen ITB di Cirata

Suryo Utomo (30) awalnya dilaporkan pihak keluarga hilang (Rabu, 10/5) setelah mengantarkan ibunya ke Terminal Leuwi Panjang, Bandung. Dia akhirnya ditemukan tidak bernyawa di Waduk Cirata, Cianjur pada Sabtu (13/5).

Sebelum menemukan jasad Suryo, polisi sudah menemukan mobil Toyota Vios, warna silver bernopol F 1031 DC, milik Suryo. Mobil itu terparkir di Rest Area Citarum, dengan dengan kunci kontak tergantung.