Hasil Swab WNI dari Italia Terus Berubah, Pemprov Bali Akan Konsultasi ke WHO

Hasil tes swab virus corona seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berstatus PDP nomor 03 di RS Pratama Giri Emas, Kabupaten Buleleng, Bali, terus berubah. Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Buleleng memutuskan berkonsultasi dengan World Health Organization (WHO) di Jakarta atas kasus ini.
Diketahui, PMI ini pulang dari Italia pada Minggu (15/3). Dia sudah menjalani isolasi di RS Pratama Giri emas selama 30 hari lebih.
Sekda Buleleng sekaligus Sekretaris Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Buleleng, Gede Suyasa, mengatakan PMI ini telah menjalani tes swab sebanyak 10 kali. Hasil tes pertama menyatakan PMI positif corona.
Pemeriksaan kedua dinyatakan negatif corona, kemudian pada pemeriksaan ketiga dinyatakan positif, demikian seterusnya. Padahal pasien dinyatakan sembuh jika tes swab menyatakan negatif berturut-turut.
"Kemarin hasilnya sempat negatif. Kemudian di swab lagi, ternyata positif lagi. Pasien bisa dinyatakan sembuh apabila hasil swab berturut-turut negatif. Jadi PDP 03 sampai saat ini masih tetap diisolasi di RS Pratama Giri Emas," kata Suyasa kepada wartawan, Senin (20/4).
Suyasa mengaku tidak mengetahui mengapa hasil swab corona PMI terus berubah. Dia berharap WHO mengkaji kasus ini dan memberi penanganan khusus dalam perawatan.
"Ini cukup membingungkan karena hasil swab berubah-ubah. Sedang dikaji dan sudah dilaporkan ke WHO. Mudah-mudahan ada penanganan khusus mengingat PDP 03 ini sudah 30 hari lebih dirawat dan hasil labnya berubah-ubah terus," jelasnya.
Hingga saat ini, jumlah PMI yang dikarantina di Kabupaten Buleleng sekitar 224 orang. PMI ini dikarantina di 589 kamar hotel.
==========
Simak panduan lengkap dalam menghadapi pandemi corona dalam Pusat Informasi Corona. Sebuah inisiatif yang dirancang kumparan untuk membantu masyarakat Indonesia.
==========
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
