Hasil Uji Klinis Vaksin Sinovac di Brasil: Efektivitas Hanya 50,4%

kumparanNEWSverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perawat, Sarah Rangon menjadi relawan untuk percobaan vaksin SinoVac  di Emilio Ribas Institute di Sao Paulo, Brasil. Foto: Amanda Perobelli/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Perawat, Sarah Rangon menjadi relawan untuk percobaan vaksin SinoVac di Emilio Ribas Institute di Sao Paulo, Brasil. Foto: Amanda Perobelli/REUTERS

Brasil mengumumkan hasil uji klinis tahap akhir vaksin corona CoronaVac atau Sinovac asal China pada Selasa (12/1). Hasilnya, vaksin Sinovac dinyatakan hanya memiliki tingkat efektivitas sebesar 50,4 persen.

Pengumuman Pemerintah Federal ini jelas sangat mengecewakan dan menjadi pukulan bagi Brasil. Sebab vaksin Sinovac merupakan kandidat dari vaksin yang akan digunakan untuk vaksinasi.

Tingkat efektivitas kali ini jauh berbeda dengan hasil yang dikeluarkan oleh Institut Butantan. Sebelumnya, Institut Butantan merilis efektivitas vaksin Sinovac mencapai 78 persen.

Mereka menyebut Sinovac cukup ampuh dalam mencegah kasus ringan, gejala sedang hingga serius.

Kontainer yang membawa vaksin COVID-19 eksperimental Sinovac China akan dimuat ke dalam pesawat Kargo Turki di bandara Ataturk sebelum berangkat ke Brasil, di Istanbul, Turki, (18/11). Foto: Turkish Airlines/Handout via REUTERS

Tak ayal hasil mengecewakan ini mendapat kecaman dari sejumlah ilmuwan dan pengamat Brasil. Mereka mengecam pusat biomedis Butantan karena merilis sebagian data minggu lalu yang menghasilkan ekspektasi yang tidak realistis.

"Kami memiliki vaksin yang bagus. Tapi bukan vaksin terbaik di dunia. Bukan vaksin yang ideal," kata ahli mikrobiologi, Natalia Pasternak dikutip dari Reuters, Rabu (13/1).

Sementara Direktur Institut Butantan, Ricardo Palacios, tak menampik adanya perbedaan data hasil uji klinis efektivitas vaksin Sinovac ini.

kumparan post embed

Sebelumnya, dalam uji klinis fase III di Brasil, sebanyak 13 ribu relawan yang dilibatkan dan disuntik beberapa bulan lalu tak hanya menyasar usia 18-59 tahun. Para relawan vaksin di Brasil juga berasal dari kalangan lanjut usia di atas 59 tahun.

Sinovac merupakan salah satu vaksin yang digunakan Brasil untuk mengatasi kasus corona. Vaksin Sinovac juga telah diuji coba kepada sukarelawan.

Selain Brasil vaksin Sinovac juga diuji coba dan akan digunakan di berbagai negara termasuk Indonesia.