Heboh Video Petugas KAI di Medan Diduga Ejek Penumpang yang Ketinggalan Kereta

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kereta api. Foto: KAI
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kereta api. Foto: KAI

Beredar di media sosial video yang menunjukkan insiden cekcok antara petugas kereta api dan calon penumpang KA Srilelawengsa di Stasiun Medan, Sumut. KA tersebut melayani rute Kualanamu – Medan – Binjai – Kuala Bingai.

Dalam video tersebut, dinarasikan petugas mengejek calon penumpang yang ketinggalan kereta api.

“Petugas KAI Binjai diduga ledek dan tahan penumpang hingga ketinggalan kereta: selamat naik angkot!” tulis narasi video tersebut.

“Masa kami ada tiket enggak kalian kasih (berangkat),” kata perekam video tersebut.

Terkait hal ini, PT Railink (KAI Bandara) selaku pengelola KA Srilelawengsa menyampaikan permohonan maaf.

“PT Railink menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan dan masyarakat atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” kata Manager Komunikasi PT Railink Ayep Hanapi, Senin (14/7).

Masalah Tiket

Ayep menuturkan, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (13/7) di Stasiun Medan. Masalahnya, terkait jumlah tiket.

“Kejadian sekitar pukul 19.30 di area peron Stasiun Medan dan melibatkan salah satu pengguna jasa yang tidak dapat menunjukkan tiket dan identitas resmi saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas,” kata dia.

“Kami sampaikan pada saat pemeriksaan tiket terdapat 4 penumpang, yakni 2 penumpang dewasa dan 2 penumpang anak, memiliki 3 tiket,” sambungnya.

Ayep menuturkan, PT Railink memiliki aturan khusus terkait penumpang anak-anak.

“Tiket kereta api untuk anak-anak terdapat dua kategori berdasarkan usianya. Sehingga, para orang tua atau wali mesti membeli tiket yang sesuai. Pertama, anak berusia di bawah 3 tahun dan memiliki tinggi kurang 90 cm. Pada anak berusia di bawah 3 tahun dan memiliki tinggi kurang dari 90 cm, Railink tidak mewajibkan untuk membeli tiket kereta api," kata dia.

“Sementara, untuk anak-anak yang telah berusia tiga tahun ke atas, orang tua wajib membeli tiket dengan harga penuh,” jelasnya