Heboh Video Ular Piton dan Belasan Telur Ditemukan di Kolong Meja, Ini Faktanya

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi ular piton. Foto: sipa via Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ular piton. Foto: sipa via Pixabay.

Beredar video penemuan ular jenis piton dengan belasan telur di bawah lemari di sebuah rumah. Dalam video yang viral di Instagram itu tampak sejumlah orang yang tengah mengevakuasi ular beserta telurnya.

Usut punya usut video itu awal mulanya diunggah oleh Ahmad Putramaruthi (18) melalui akun TikToknya. Warga Gunung Putri, Bogor, itu mengatakan ular tersebut merupakan hewan yang sudah dipeliharanya sejak kecil.

embed from external kumparan

"Jenis ular itu namanya Sanca Kembang atau bahasa latinnya Reticulatus Python. Kalau dibilang berbahaya memang berbahaya dan ya namanya hewan predator pasti berbahaya kemudian hewan ini juga tidak bisa sembarang dipelihara apalagi untuk orang awam," ujar Ahmad kepada kumparan, Senin (11/10).

Ia menambahkan telur ular itu ditemukan pada Minggu (10/10) dengan total ada 21 telur. Dari jumlah itu, enam buah butir gagal karena ada yang bocor. Telur itu diperkirakan menetas pada November 2021.

"Itu [di video] bukan lemari. Itu kandangnya namanya terra kandang dari kayu yang kita buat sendiri," imbuhnya.

Pria yang berprofesi sebagai mahasiswa itu mengatakan belajar memelihara ular secara otodidak. Bibit-bibit ular itu ia dapatkan dari peternak. Jadi, ular tersebut menurutnya sudah lumayan jinak.

"Sekarang ada sekitaran 30 ekoran [ular], dan rata-rata Reticulatus python, Cornsnake lalu selain ular ada, Bearded dragon, biawak-biawakan, Common snaping turtle, Panana, Soa layar, iguana, gecko," tegasnya.

Sejauh ini, belum pernah ada hewan peliharaannya yang mengganggu orang rumah atau tetangga bahkan memakan ternak. Sebab, hewan-hewan itu dipelihara di dalam kandang yang kuat.

"[Untuk makanan], kalau ukuran ular yang tiga meter ke atas kita biasanya pakai ayam hidup yang beli di pasar dan setiap makan bisa sampai tiga ekor dan ukuran di bawah dua meter ada yang makan ayam dan ada yang makan tikus putih," pungkasnya.

embed from external kumparan