Hoaks Dua Matahari Muncul di Perbatasan AS dan Kanada Beredar Lagi
·waktu baca 2 menit

Hampir setiap tahunnya, gambar hoaks fenomena dua matahari bersanding di langit di perbatasan Amerika Serikat dan Kanada ramai beredar di dunia maya.
Dan kini, bertepatan dengan fenomena super blood moon, gambar ini kembali marak disebarluaskan.
Salah satu cuitan di Twitter menyebutkan bahwa fenomena tersebut adalah “Moon Hunters” atau "Hunter's Moon", di mana matahari dan bulan bersanding bersama. Peristiwa ini, menurut penulis cuitan itu, hanya terjadi ketika Bumi mengubah porosnya.
Dikutip dari portal berita News18 India, fenomena tersebut tidak benar adanya alias hoaks.
Gambar tersebut mulai beredar sejak 2015 dan selalu bermunculan kembali jika ada fenomena gerhana matahari. Meskipun foto tersebut bukan hasil suntingan, kedua objek itu bukanlah matahari dan bulan.
Foto tersebut menunjukkan ilusi adanya dua matahari di langit yang disebabkan oleh adanya kristal es di atmosfer bumi. Suhu di atmosfer itu mencapai -30 derajat celsius.
Cahaya dari matahari, yang tentunya berjumlah hanya satu, itu terpantul oleh kristal es yang saat itu bagaikan sebuah cermin. Bahkan dalam beberapa kejadian, ilusi hingga tiga matahari juga terbentuk.
Sementara, seperti yang terjadi pada hari ini yaitu super blood moon, merupakan nama lain dari hunter’s moon. Hunter’s moon atau blood moon yang sebenarnya adalah fenomena gerhana bulan total di mana bulan akan terlihat berwarna merah darah.
Gerhana Bulan Total terjadi akibat konfigurasi Bulan, Bumi, dan Matahari yang membentuk satu garis lurus dan Bulan berada di sekitar simpul orbitnya (perpotongan antara orbit Bulan dan ekliptika), sehingga Bulan memasuki bayangan umbra Bumi.
Pada fase ini, Bulan akan terlihat oleh penduduk di Bumi berwarna merah darah, sehingga fenomena Gerhana Bulan Total disebut juga sebagai Super Blood Moon. Fenomena ini menghasilkan penampakan Bulan 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang dibanding fase mikro.
Nama merah darah diambil dari rona kemerahan yang muncul saat Bumi melemparkan bayangannya ke seluruh Bulan selama fase Gerhana Bulan Total (GBT). Warna merah itu adalah bayangan Bumi yang berasal dari atmosfer.
