Hoaxbuster: Bayi Kembar Lahir Melalui Operasi Caesar karena Bergandengan Tangan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hoaxbuster: Lahir dengan Tangan Bergandengan, Bayi Kembar Harus Dioperasi Caesar. Foto: AFP
zoom-in-whitePerbesar
Hoaxbuster: Lahir dengan Tangan Bergandengan, Bayi Kembar Harus Dioperasi Caesar. Foto: AFP

Beredar foto bayi kembar bergandengan tangan saat dilahirkan. Foto itu telah ratusan kali dibagikan di Facebook. Bayi kembar itu disebutkan berjenis kelamin laki-laki dan perempuan.

Dalam unggahan itu terdapat klaim, bayi kembar itu harus dilahirkan melalui operasi caesar karena kondisinya bergandengan tangan.

"Alih-alih melahirkan secara alami, mereka harus melakukan operasi caesar, karena saudara perempuan itu memegang tangan saudara laki-lakinya dengan erat," tulis unggahan tersebut.

Cek Fakta

Dikutip dari AFP, bayi kembar itu lahir dalam kondisi monoamniotik. Kondisi tersebut kejadiannya sangat langka, di mana, bayi kembar berbagi plasenta dan kantung ketuban.

Juru bicara dari Rumah Sakit Umum Akron,Ohio, Amerika Serikat, mengatakan operasi caesar adalah prosedur yang telah direncanakan sebelumnya. Jadi operasi dilakukan bukan karena bayi itu lahir dengan kondisi bergandengan tangan.

"Ini adalah kehamilan di mana bayi kembar berbagi plasenta dan kantung ketuban yang sama. Ini hanya terjadi sekali dalam setiap 10.000 kelahiran," kata manajer komunikasi internal dan hubungan masyarakat Amy Kilgore kepada AFP.

Kesimpulan

Jadi, klaim yang menyebutkan operasi caesar dilakukan karena bayi kembar lahir bergandengan tangan itu merupakan hoaks. Ada alasan medis soal kondisi kehamilan sang ibu yang akhirnya diputuskan melahirkan secara caesar.

embed from external kumparan