Hoaxbuster: Pesan Berantai Whatsapp Soal Link Bansos dari Kemensos Rp 300 Ribu

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tidak benar Bantuan Sosial Tunai (BST) dengan membagikan link dari Kemensos. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Tidak benar Bantuan Sosial Tunai (BST) dengan membagikan link dari Kemensos. Foto: kumparan

Beredar pesan berantai yang mencatut nama dan logo Kementerian Sosial (Kemensos) dengan tautan atau link untuk mendapatkan Bantuan Sosial Tunai (BST) selama PPKM Darurat.

Pendaftar juga diminta membagikan ke teman melalui Whatsapp yang kemudian akan mendapat konfirmasi melalui SMS.

Cek Fakta

Faktanya, link BST tersebut adalah hoaks. Lewat klarifikasi resmi Kemensos yang diterima kumparan, Kemensos tidak pernah membuat website untuk pendaftaran penerima bantuan sosial Rp 300 ribu berbentuk pesan berantai.

"Sejak April 2020, Kemensos menyalurkan BST senilai Rp 300 ribu per bulan melalui PT Pos Indonesia kepada masyarakat yang terdaftar dan diusulkan pemerintah daerah masing-masing," tulis Kemensos.

Penerima BST merupakan keluarga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Cek peserta BST melalui website cekbansos.kemensos.go.id

Kesimpulan

BST dari Kemensos dengan syarat pendaftar diminta membagikan ke teman melalui aplikasi Whatsapp adalah hoaks.

==

embed from external kumparan