Hujan Angin Rusak Sejumlah Bangunan dan Kendaraan di Serang, Banten

Hujan deras disertai angin dan petir terjadi di sekitar kawasan Kota Serang, Banten, Rabu (13/11). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.20 WIB hingga pukul 14.00 WIB.
Akibat peristiwa itu, beberapa rumah warga dan kendaraan rusak. Bahkan banyak pohon, tiang listrik dan baliho yang roboh akibat kuatnya embusan angin.
"Beberapa kawasan dilaporkan mengalami kerusakan, yakni di kawasan permukiman penduduk di Miyabon, Jalan Raya Petir, hingga Boru terdampak oleh hujan angin itu," kata Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Kominfo) Provinsi Banten, Komari, dalam keterangan tertulis.
Komari menjelaskan, hujan deras terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Menurutnya, tanda-tanda hujan deras sudah terlihat sejak pukul 12.30 WIB dengan diawali cuaca mendung, gemuruh angin disertai kilat. Setelah itu terjadi hujan lebat disertai angin kencang.
"Di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), pepohonan, tiang listrik, baliho, dan tiang antena roboh. Jaringan listrik dan telekomunikasi sempat mengalami pemadaman sesaat," jelasnya.
Selain di areal KP3B, Komari mengatakan Gedung Komisi Informasi Provinsi Banten di daerah Cipocok Jaya juga mengalami kerusakan. Menurutnya, hampir di setiap gedung milik daerah terdapat pohon tumbang yang menimpa pagar dan areal parkir, seperti di gedung Dinas Perhubungan dan Dinas Kominfo.
"Jalan Raya Syech Nawawi Al Bantani mengalami kemacetan dua arah dari Palima hingga perempatan Boru akibat pohon tumbang di badan jalan," ucapnya.
Lebih jauh, ia mengatakan petugas dari BPBD, PUPR, Satpol PP, Perkim, Kepolisian dibantu masyarakat sudah dikerahkan ke lapangan untuk menyingkirkan pohon tumbang dari badan jalan dan mengurai kemacetan.
Belum Ada Laporan Korban Jiwa
Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Edi Sumardi mengatakan belum ada laporan warga yang menjadi korban akibat peristiwa ini. Namun arus lalu lintas di arah Pandeglang - Serang sempat tersendat.
"Memang tadi ada hujan yang sangat deras dan disertai dengan angin yang kencang, antara jam 15.00 WIB hingga jam 16.00 WIB yang mengakibatkan beberapa pohon tumbang, atap rumah warga dan sempat membuat arus lalu lintas terhambat. Laporan jiwa insyaallah belum ada," kata Edi.
Edi memastikan pihak kepolisian dengan dibantu Dishub Banten sudah turun ke lapangan untuk melakukan pembersihan. Ia mengatakan situasi arus lalu lintas sudah berangsur normal.
"Pihak kepolisian dari Ditlantas Polda Banten, Ditsamapta, telah berusaha memotong beberapa ruas batang pohon yang patah dan tumbang serta menghalangi jalan, sehingga petugas dengan menggunakan alat pemotong seperti Senso (gergaji mesin-Red) dan parang telah berhasil menyingkirkan reruntuhan kayu tersebut dibantu oleh warga," ucap Edi.
"Polantas dan Dinas Perhubungan telah bekerja sangat ekstra dalam upaya melancarkan arus lalu lintas agar masyarakat tidak terganggu," tuturnya.
