Hujan Badai dan Banjir di Beijing: 30 Tewas-80 ribu Warga Mengungsi

29 Juli 2025 7:49 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang pria menatap jalan rusak di desa Taishitun, distrik Miyun, pinggiran Beijing pada Senin (28/7). Foto: Jade Gao/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pria menatap jalan rusak di desa Taishitun, distrik Miyun, pinggiran Beijing pada Senin (28/7). Foto: Jade Gao/AFP
ADVERTISEMENT
Hujan badai menghantam kawasan Ibu Kota China, Beijing dan sejumlah provinsi di utara China seperti Hebei, Jilin dan Shandong selama sepekan terakhir. Bencana ini menyebabkan 30 orang meninggal dunia, dan 80.000 orang lainnya mengungsi.
ADVERTISEMENT
"Hujan deras belakangan mengakibatkan 30 orang tewas di Beijing, terhitung sejak Senin tengah malam ini," kata Kantor Pengendalian Banjir Beijing, dilansir Xinhua, Selasa (29/7).
Sejumlah warga menaiki kendaraan berat menghindari area banjir di Miyun, Beijing, pada Senin (28/7). Foto: Jade Gao/AFP
Secara rinci, 28 orang yang tewas itu ada di distrik Miyun dan 2 lainnya di Yanqing. Keduanya berada di sebelah utara Beijing.
Sementara itu, 80.332 orang telah dievakuasi ke penjuru kota Beijing. Sebab, curah hujan di Miyun mencapai 543,4 mm.
Seorang pria membersihkan sisa-sisa banjir usai hujan lebat di distrik Miyun, pinggiran Beijing, pada Senin (28/7). Foto: Jade Gao/AFP
Hujan juga merusak 31 ruas jalan, sekaligus memutus suplai listrik di 136 desa. Kantor Pengendalian Banjir Kota Beijing sendiri telah menyampaikan status kewaspadaan tinggi ke seluruh kota, sebagai bagian dari mekanisme respons darurat.
Mereka juga memperingatkan publik, agar menjauhi titik-titik sungai di Beijing.
ADVERTISEMENT