Hujan Deras Sebabkan Banjir-Longsor di Bantul dan Gunungkidul
·waktu baca 2 menit

Hujan deras melanda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sejak sore hingga malam hari, Jumat (28/3).
Berdasarkan data dari BPBD DIY per pukul 21.00 WIB, hujan menyebabkan banjir dan tanah longsor di Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunungkidul.
"Kabupaten Bantul, hujan intensitas sedang-lebat berdampak di 5 kapanewon atau kecamatan, yaitu: Bantul, Pleret, Imogiri, Piyungan dan Pajangan," tulis laporan tersebut.
"Yang menyebabkan terjadinya banjir genangan atau luapan di beberapa titik dan tanah longsor," katanya.
Dampak banjir dan tanah longsor di Bantul disebutkan masih dalam proses pendataan dan pengkondisian.
Di Kabupaten Gunungkidul hujan sedang-lebat berdampak pada 6 kapanewon mulai dari Wonosari, Playen, Semanu, Paliyan, Semin dan Patuk.
Hujan juga sebabkan terjadinya banjir genangan atau luapan di beberapa titik dan tanah longsor.
"Dampak rumah tergenang (14 Unit), akses jalan (1 titik)," jelasnya.
Sementara di Kulon Progo, hujan sebabkan pohon tumbang dan tanah longsor di Kapanewon Pengasih dan Kapanewon Girimulyo.
"Dampak 2 korban luka, pohon tumbang 1 titik," jelasnya.
15 Orang Sempat Terjebak
Sempat ada 15 orang yang terjebak banjir di wilayah Kapanewon Playen.
"Banjir genangan di Wiyoko, Plembutan, Playen. Sekitar 15 orang terjebak banjir proses (evakuasi)," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Gunungkidul, Sumadi, kepada wartawan.
Sumadi menjelaskan hujan intensitas tinggi menyebabkan banjir genangan di sejumlah titik hingga luapan air sungai.
"Assessment dilakukan oleh TRC maupun pihak terkait guna meminimalisir baik dampak maupun korban," katanya.
"(Penangangan) Bantuan terkait dukungan peralatan atau permakanan untuk memudahkan penanganan bencana tersebut," pungkasnya.
