Ibu di Bandung Barat Diduga Bunuh 2 Anaknya Lalu Gantung Diri

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Bunuh Diri, Gantung Diri Foto: Basith Subastian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bunuh Diri, Gantung Diri Foto: Basith Subastian/kumparan

Polisi masih menyelidiki kasus seorang ibu berinisial DRY (30) dan 2 anaknya berinisial YTJ (4) dan AAB (2) yang ditemukan tewas di rumahnya di kawasan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

Berdasarkan olah TKP, polisi menduga DRY membekap 2 anaknya hingga tewas lalu bunuh diri.

"Berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan di TKP tersebut di atas diduga kuat korban anak-anak dibekap oleh ibunya yang selanjutnya melakukan bunuh diri dengan cara menggantung diri," kata Kapolsek Cipatat, Kompol Yana Supyana, melalui keterangannya, Rabu (7/4).

kumparan post embed

Yana menyatakan, berdasarkan olah TKP, ditemukan barang bukti antara lain kain selendang yang digunakan DRY gantung diri, sisa makanan anak, hingga sebuah buku catatan yang berisi keluhan korban.

"Adanya surat yang dibuat oleh korban yang berisi keluhan dan memiliki beban utang serta kata 'pamit'," ucap Yana.

Sebelumnya, tiga korban pertama kali ditemukan tak bernyawa oleh suaminya, Asep.

Asep ketika itu baru pulang mengikuti pelatihan tak mendapatkan respons dari dalam rumah yang terkunci dari dalam. Kemudian, dia mendobrak pintu dan mendapati istri dan 2 anaknya sudah meninggal dunia. Asep menemukan istrinya meninggal dalam kondisi gantung diri.

kumparan post embed

---

Anda bisa mencari bantuan jika mengetahui ada sahabat atau kerabat, termasuk diri anda sendiri, yang memiliki kecenderungan bunuh diri.

Informasi terkait depresi dan isu kesehatan mental bisa diperoleh dengan menghubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas dan Rumah Sakit terdekat, atau mengontak sejumlah komunitas untuk mendapat pendampingan seperti LSM Jangan Bunuh Diri via email janganbunuhdiri@yahoo.com dan saluran telepon (021) 9696 9293, dan Yayasan Pulih di (021) 78842580.