Ibu Tiri Kasus Tewasnya Anak Sukabumi: ASN KUA, Tak Pernah Cerita Masalah RT

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jenazah NS, anak di Sukabumi yang tewas diduga dianiaya ibu tiri saat siap dibawa masuk ke dalam mobil ambulans. Foto: Dok. Sukabumi Update
zoom-in-whitePerbesar
Jenazah NS, anak di Sukabumi yang tewas diduga dianiaya ibu tiri saat siap dibawa masuk ke dalam mobil ambulans. Foto: Dok. Sukabumi Update

Remaja laki-laki berinisial NS alias Nizam (13) meninggal dunia diduga dianiaya ibu tirinya. Saat ini sejumlah saksi sudah diperiksa polisi untuk memperdalam penyelidikan kasus ini.

TR (47), ibu tiri itu merupakan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus Pegawai Pemerintah dengan Kontrak Kerja (PPPK) di Kantor KUA Kalibunder, Kabupaten Sukabumi.

kumparan post embed

Kepala KUA Kalibunder, Pahmi Syaripudin, menjelaskan bahwa TR telah bertugas sejak September 2023. Selama bekerja, TR dikenal sebagai pribadi yang cenderung tertutup di lingkungan kantor.

”Bekerja seperti biasa, namun agak tertutup,” ujar Pahmi.

Lisnawati, ibu kandung dari NS alias Nizam, melaporkan mantan suaminya yang juga ayah almarhum NS, ke Polres Sukabumi pada Selasa (24/2) didampingi kuasa hukumnya, Krisna Murti dan Mira Widyawati. Foto: Dok. Istimewa

Menurut Pahmi, TR juga tidak pernah membagikan cerita terkait kehidupan rumah tangganya kepada rekan kerja. “Tidak pernah,” imbuh Pahmi.

Terkait kasus yang tengah bergulir, Pahmi menegaskan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.

Ia juga menyampaikan bahwa apabila dalam perkara tersebut TR terbukti bersalah, maka akan ada langkah yang diambil terkait status kepegawaiannya.

“Kami menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak berwenang dan akan mengambil tindakan berkaitan dengan status kepegawaiannya jika terbukti bersalah,” ujar Pahmi.

Ia mengungkapkan bahwa sejak peristiwa yang terjadi pada Kamis (19/2) tersebut, TR sudah tidak lagi masuk kerja.

“Sejak kejadian tersebut tidak masuk kerja,” ungkapnya.