Ikhlas Melepas Anak Ridwan Kamil: Yakin Eril Meninggal; Warga Gelar Salat Gaib
·waktu baca 4 menit

Pencarian hilangnya putra sulung Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Erwin Muniruzaman, Emmeril Kahn Mumtadz atau akrab disapa Eril, sudah difokuskan menjadi pencaran jenazah.
Perubahan fokus pencarian karena Ridwan Kamil dan istri, Atalia Praratya, sudah ikhlas dan meyakini Eril meninggal dunia karena tenggelam di Sungai Aare, Swiss.
Kini, Ridwan Kamil dan keluarga sudah kembali ke Indonesia dan pencarian Eril akan dipantau oleh saudara Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzaman, beserta perwakilan keluarga yang lain.
Berikut yang telah kumparan rangkum:
Keluarga Ikhlas Eril Meninggal di Sungai Aare: Dinyatakan Syahid Akhirat
Pencarian sudah dilakukan selama 7 hari. Kini, keluarga menyatakan dan meyakini Eril sudah meninggal.
Elpi menjelaskan bahwa otoritas Bern menyatakan status Eril saat ini missing person (orang hilang). Namun secara syariat, keluarga menyatakan Eril statusnya adalah syahid akhirat.
"Metode pencarian sudah fokus untuk mencari Eril dalam keadaan yang bisa dinyatakan sebagai syahid akhirat dalam pandangan kami," ujar Elpi saat konferensi pers virtual langsung dari Bern, Jumat (3/6).
"Pihak keluarga mendiskusikan dengan para ulama di Bandung lebih rinci bagaimana konsul ulama sehingga dinyatakan syahid akhirat," lanjut Elpi.
Elpi juga mengatakan dalam hal ini keluarga sudah ikhlas. Namun, tetap tidak mengubah harapan keluarga untuk terus melakukan pencarian.
Momen Ridwan Kamil Kumandangkan Azan di Tepi Sungai Aare saat Mencari Eril
Ridwan Kamil turun langsung dalam proses pencarian Eril. Dia ikut menyusuri tepi sungai.
Selama proses pencarian, Ridwan Kamil sempat mengumandangkan azan di tepi Sungai Aare dan terekam dalam video. Informasi dari keluarga, video tersebut diambil beberapa hari setelah Eril dikabarkan hilang.
Dari video itu, terlihat Kang Emil mengenakan topi dan baju kuning. Dia berdiri di pinggir sungai, tangan kanannya berada di samping telinga.
Sambil mengumandangkan azan, dia melihat sekeliling sungai, berharap putranya bisa segera ditemukan.
Keluarga: Beri Privasi ke Ridwan Kamil Usai Tiba di Bandung, Saling Menguatkan
Kakak Kang Emil, Erwin Muniruzaman, meminta pengertian pada masyarakat Jabar untuk memberikan waktu luang kepada keluarga setibanya di Bandung pada Sabtu (4/6).
"Kami mohon maaf dan pengertian apabila Kang Emil dan Teh Lia akan membutuhkan waktu terlebih dahulu untuk bersama keluarga besar ibunya Teh Lia dan Kang Emil dan keluarga besar untuk saling menguatkan," kata dia di Gedung Pakuan Bandung.
"Maka kami mohon maaf dan diberikan ruang privasi dan ruang waktu untuk sementara waktu pada Kang Emil dan Teh Lia," lanjut dia.
Jika sudah ada waktu yang tepat, lanjut Erwin, Kang Emil bakal menyampaikan keterangan secara resmi soal musibah yang menimpa anaknya. Dia pun memohon doa kepada masyarakat agar Kang Emil dan Atalia dapat dikuatkan dalam menghadapi musibah.
"Pada waktunya insyaallah nanti Kang Emil akan bisa menyampaikan keterangan resmi terkait hal ini, demikian yang dapat kami sampaikan untuk kesempatan kali ini, mohon doanya," ujar dia.
Sosok Eril di Mata Asisten Keluarga Ridwan Kamil: Sederhana, Bertanggung Jawab
Berita kehilangan Eril yang merupakan lulusan Teknik Mesin ITB dan pendiri Jabar Bergerak Zillenial itu menyimpan kesedihan bagi seluruh masyarakat, terutama kerabat dan saudara. Sebab, Eril dikenal dengan sosok yang ramah dan perhatian kepada setiap orang.
Seperti yang dirasakan asisten keluarga Ridwan Kamil sejak 16 tahun lalu, Hendar Zaehanan (33). Ia merasakan kesedihan yang begitu mendalam, terlebih Hendar sudah ikut dengan keluarga Ridwan Kamil sejak Eril masih berusia 8 tahun.
“Saya ikut dari sebelum bapak (Ridwan Kamil) jadi Wali Kota, ketika a Eril umur 8 tahun sekitar 2007, dan Zara masih kecil mungkin 2,5 atau 3 tahunan,” ujar Hendar pada kumparan, saat ditemui di rumah pribadi Ridwan Kamil di kawasan Cigadung Selatan Kota Bandung.
Hendar menuturkan, dia pertama kali mengetahui musibah hilangnya Eril melalui rekannya yang bertugas di rumah dinas Gubernur Jawa Barat, Gedung Pakuan.
“Pas dengar kejadian musibah itu, dikasih tahu sama teman di Pakuan, saya syok juga. Saya cuma tertunduk lesu, di situ saya nangis,” tutur Hendar.
Momen Salat Gaib untuk Anak Ridwan Kamil di Sejumlah Masjid di Bandung
Diperkirakan ada ribuan jemaah yang berada di Masjid Raya Bandung turut menggelar ibadah salat gaib untuk mendoakan Eril.
Selain diadakan di Masjid Raya, ibadah salat gaib juga diadakan di sejumlah masjid seperti Masjid Al-Ukhuwah dan Masjid Al-Baraqah.
Ketua DKM Masjid Raya Bandung, Ayi Hasyim, menyebut terdapat sekitar 5 ribu jemaah yang datang untuk ikut serta menunaikan salat gaib. Mereka mendoakan yang terbaik bagi putra pertama Ridwan Kamil.
"Mohon untuk disampaikan imbauan dari Masjid Raya, kita harus membangun rasa empati, kepada keluarga yang mempunyai cobaan berat. Terkhusus keluarga pemimpin kita, Bapak Gubernur Jawa Barat," kata dia melalui keterangannya.
Ayi pun berpesan kepada masyarakat khususnya yang berada di Jabar agar senantiasa membangun empati terutama dengan memanjatkan doa agar keluarga yang sedang berduka diberikan kekuatan.
"Bangunlah rasa empati, kita lakukan, kita apa yang bisa kita lakukan untuk membantu beliau, setidak-tidaknya dengan doa," ucap dia.
