IM57+ Institute soal 40 Nama Capim KPK Tersisa: Masih Ada Calon Bermasalah
·waktu baca 2 menit

Calon pimpinan KPK menyisakan 40 nama. Mereka telah dinyatakan lolos tes tertulis dan akan mengikuti profile assesment. Tahapan itu akan dilakukan pada 28–29 Agustus 2024 mendatang.
Meski demikian, menurut Ketua IM57+ Institute M. Praswad Nugraha, dari 40 nama tersebut masih ada calon yang bermasalah.
"Pertama, calon bermasalah masih ada," kata dia kepada wartawan, Jumat (9/8).
Menurut Praswad, proses seleksi tertulis seharusnya merepresentasikan pengetahuan atas pengalaman pemberantasan korupsi yang dilakukan.
"Adanya calon-calon yang gagal menjalankan misi selama 5 tahun menjabat seperti Nurul Ghufron seharusnya menjadi ukuran bagi pansel dalam mengukur jawaban tes tertulis yang bersifat jawaban terbuka," kata Praswad.
Menurutnya, membiarkan calon yang jelas gagal dalam memimpin lembaga antikorupsi membuat posisi Pansel seakan lebih mementingkan aspek formil dibandingkan materil dari jawaban-jawaban yang diberikan.
"Pesimisme menjadi semakin mengemuka atas kondisi ini sehingga membuat publik tidak yakin akan menghasilkan Pimpinan yang mampu memberikan gebrakan," ucapnya.
Kedua, kata Praswad, hampir setengah dari total calon pimpinan KPK yang lolos tes tertulis adalah eks penegak hukum baik dari Kepolisian, Kejaksaan maupun Pengadilan.
"Padahal sasaran KPK adalah katalisator dalam penegakan hukum lembaga lain. Menjadi pertanyaan, sejauh mana pansel melihat independensi penegakan hukum KPK ke depan apabila hampir seluruh Pimpinan KPK adalah penegak hukum dari institusi lainnya," ungkapnya.
Ketiga, menurut Praswad, pengembalian kepercayaan KPK tidak akan terjadi dengan pola seleksi saat ini.
"Artinya apabila gaya bekerja pansel masih seperti ini maka akan semakin jauh impian pengembalian KPK ke jalur sesungguhnya," pungkasnya.
Berikut nama-nama yang lolos untuk mengikuti profile assesment:
Achmad Zubair
Agung Setya
Imam Effendi
Agus Joko Pramono
Ahmad Alamsyah Saragih
Albertus Usada
Andi Herman
Andi Pangerang Moenta
Dadang Herli Saputra
Didik Agung Widjanarko
Djoko Poerwanto
Erdianto
Fitroh Rohcahyanto
Giri Suprapdiono
Gunarwanto
Harli Siregar
I Nyoman Wara
Ibnu Basuki Widodo
Ida Budhiati
Imron Rosyadi Hamid
Johan Budi Sapto Pribowo
Johanis Tanak
Michael Rolandi Cesnanta Brata Minanoer Rachman
Muhammad Yusuf
Nurul Ghufron
Nuryanto
Pahala Nainggolan
Poengky Indarti
R Benny Riyanto
R.Z Panca Putra S.
Rakhmad Setyadi
Rios Rahmanto
Sang Made Mahendrajaya
Setyo Budiyanto
Subagio
Sudirman Said
Sugeng Purnomo
Vera Diyanty
Wawan Wardiana
Yanuar Nugroho
