Indeks Persepsi Korupsi RI 2025: Skor 34, Peringkat 109 Dunia, Setara Laos
ยทwaktu baca 2 menit

Transparency International Indonesia (TII) merilis hasil survei Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia tahun 2025. Hasilnya, skor IPK Indonesia adalah 34.
"Skor Indonesia tahun ini ada di angka 34," kata Manajer Program TII, Ferdian Yazid, dalam Peluncuran Corruption Perseption Index 2025, Selasa (10/2).
Skor ini turun 3 poin jika dibanding pada 2024 lalu. Di mana, tahun lalu, Indonesia mendapat skor 37.
Peringkat Indonesia di dunia pun turut mengalami penurunan. Dari yang sebelumnya peringkat 99 kini menjadi 109.
"Jadi skornya ada penurunan tiga poin sedangkan peringkat ada penurunan hingga 10 tingkat," ujar Ferdian.
Skor IPK Indonesia ini setara dengan Aljazair, Malawi, Laos, Nepal, Sierra Lione, dan Bosnia & Herzegovina.
Peringkat di ASEAN
Sementara dibanding negara-negara ASEAN lain, Indonesia tetap pada posisi kelima. Indonesia berada di bawah Malaysia dan Timor Leste, namun mengungguli Laos dan Thailand.
Untuk posisi teratas masih diisi oleh Singapura dengan skor 84. Sementara di urutan terakhir terdapat Myanmar dengan skor 16.
Berikut peringkat IPK negara di ASEAN:
1. Singapura 84
2. Malaysia 52
3. Timor Leste 44
4. Vietnam 41
5. Indonesia 34
6. Laos 34
7. Thailand 33
8. Filipina 32
9. Kamboja 20
10. Myanmar 16
Adapun penurunan nilai IPK ini berasal dari sembilan indikator. Berikut daftarnya:
World Economic Forum EOS: dari 61 menjadi 65
IMD World Competiveness Yearbook: dari 45 menjadi 26
Bartelsmann Foundation Transform Index: dari 39 menjadi 30
PERC Asia Risk Guide: dari 38 menjadi 34
Economist Intelligence Unit Country Risk Service: dari 35 menjadi 34
PRS International Country Risk Guide: dari 33 menjadi 33
Global Insight Country Risk Rating: dari 32 menjadi 32
World Justice Project: dari 26 menjadi 27
Varieties of Democracy Project: dari 22 menjadi 33
Salah satu indikator yang turun tajam yakni IMD World Competiveness Yearbook. Indikator ini menanyakan soal "suap dan korupsi: Adaatau tidak ada?".
