Indikator: Elektabilitas Prabowo 26,2%, Ganjar 20,8%, Puan 0,4%

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menhan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6/2021). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menhan Prabowo Subianto bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/6/2021). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Meski Pilpres 2024 masih sekitar 3 tahun lagi, namun elektabilitas sejumlah tokoh dalam survei menjadi gambaran pertarungan 2024. Dalam survei nasional yang diadakan Indikator, elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam simulasi 15 nama, masih yang tertinggi.

"Efek elektabilitas selama pandemi Juli-Agustus, elektabilitas Pak Prabowo Subianto di peringkat tertinggi 26,2%. Disusul Ganjar Pranowo 20,8%, disusul Anies Baswedan 15,5%," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, Rabu (25/8).

Meski elektabilitas Prabowo yang tertinggi, namun elektabilitasnya belum bisa dikatakan dominan. Burhanuddin mengatakan angka 26% masih belum cukup aman untuk mengantongi suara di Pilpres 2024.

"Karena ada dua nama lain yang menyusul. Nama lain seperti Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, dan AHY margin sangat tipis. [Sementara] Puan [elektabilitasnya] 0,4%," tuturnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Foto: Dok. Pemprov Jateng

Jika dibandingkan dengan elektabilitas pada bulan April, elektabilitas Prabowo memang meningkat. Menurutnya, hal ini dikarenakan posisi Prabowo yang berada dalam pemerintahan.

"Ketika kinerja presiden membaik yang dapat untung PDIP. Yang menarik untuk tokoh, kinerja pemerintah [jika baik] yang dapatkan insentif elektoral dalam konteks pilpres [adalah] Prabowo," ujarnya.

Elektabilitas Ganjar juga naik dibandingkan elektabilitas bulan-bulan sebelumnya. Hal ini diduga karena drama politikus PDIP Bambang Pacul dengan Ganjar beberapa waktu lalu.

"Apa yang menjelaskan, kok, bisa naik? Saya menduga drama Bambang Pacul dengan Ganjar [jadi penyebabnya]. Drama itu justru berkah bagi Ganjar," ungkapnya.

kumparan post embed

"Anies trennya turun. Yang lain Mas Sandi tren turun. 9,5% di Januari, [turun] 6,7%, terakhir 5%. Ridwan Kamil juga turun. Penurunan kinerja pemerintah secara umum yang ambil keuntungan Pak Prabowo," lanjutnya.

Puan Maharani pakai baju adat Minang di peringatan HUT RI. Foto: Youtube/Setpres

Sementara berdasarkan simulasi 10 nama dengan pertanyaan jika pilpres digelar sekarang, banyak responden yang menjawab Prabowo, dengan persentase 27,8%.

Angka tersebut disusun Ganjar Pranowo 21,4%, Anies Baswedan 14,8%, Ridwan Kamil 6,9%, Sandiaga Uno 6,1%, dan AHY 5,9%. Kemudian Khofifah Indar Parawansa 3,2%, Gatot Nurmantyo 1,8%, Puan Maharani 1,1%, dan Budi Gunawan 0,6%.

Survei ini menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah sampel sebanyak 1.220 orang dengan toleransi kesalahan sekitar 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%.