Infeksi COVID-19 di Jerman Capai Angka Tertinggi Sejak Awal Pandemi
·waktu baca 2 menit

Tingkat infeksi COVID-19 di Jerman kini semakin mengkhawatirkan. Pasalnya telah mencapai 201,1 kasus per 100.000 penduduk pada Senin (8/11).
Angka itu merupakan kali pertama sejak pandemi COVID-19, tingkat infeksi di negara tersebut melebihi 200 kasus per 100 ribu orang.
Rekor tertinggi sebelumnya terjadi pada 22 Desember 2020 dengan tingkat infeksi sebesar 197,6 kasus per 100.000 penduduk.
Namun, ada perbedaan besar dari dua periode tersebut adalah jumlah orang yang sudah mendapatkan vaksin.
Sebab saat ini sebanyak 67 persen populasi Jerman yang telah mendapatkan vaksin, termasuk mereka yang masuk dalam kelompok berisiko. Sementara pada Desember 2020, pemberian vaksin baru akan dimulai.
Hal tersebut berpengaruh pada banyaknya orang yang harus dirawat di rumah sakit karena terinfeksi COVID-19. Kini sekitar empat orang per 100.000 penduduk yang harus dibawa ke rumah sakit. Sedangkan pada Desember 2020, ada 15 orang per 100.000 penduduk yang harus dirawat inap.
Meski jumlah pasien rawat inap masih cukup rendah, Jerman mulai bersiap mengantisipasi terus meningkatnya tingkat infeksi dengan lebih mengetatkan peraturan.
Pemerintah negara bagian Sachsen misalnya, telah menerapkan peraturan terketat se-Jerman. Hanya orang-orang yang sudah mendapatkan vaksin atau baru sembuh dari COVID-19 yang boleh mengikuti acara-acara di dalam ruangan, termasuk makan di restoran.
Pasalnya, salah satu distrik negara bagian tersebut memiliki tingkat infeksi mencapai 924,3 kasus per 100.000 penduduk atau hampir 1 persen.
Mulai Minggu (14/11), di negara bagian Bayern, hanya mereka yang sudah divaksin, baru sembuh dari COVID-19 atau yang mampu menunjukkan hasil tes PCR negatif saja yang boleh ikut beraktivitas di dalam ruangan.
