Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 ยฉ PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
29 Ramadhan 1446 HSabtu, 29 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
ADVERTISEMENT

Pembangunan Mass Rapid Transportation (MRT) merupakan proyek transportasi massal yang telah lama dicita-citakan.
ADVERTISEMENT
Sejak 1985 proyek ini telah dibicarakan. Hingga akhirnya dinyatakan menjadi proyek nasional pada 2005. Setelah itu, rencana pembangunan MRT mulai benar-benar dipersiapkan.
Pada 2014, rencana pembangunan MRT terpilih menjadi salah satu proyek infrastruktur terbaik versi World Finance. Pembangunan MRT ini juga termasuk dalam 100 proyek paling inovatif pada 2015 versi KPMG Infrastructure.
Proyek hasil kerjasama Pemerintah Indonesia, Pemprov DKI Jakarta, dan Japan International Cooperation Agency (JICA) ini direncanakan akan memiliki jalur sepanjang 110,8 kilometer.
Jalur tersebut terdiri dari koridor selatan-utara sepanjang 23,8 kilometer mulai dari Lebak Bulus hingga Kampung Bandan dan koridor barat-timur sepanjang 87 kilometer.
Koridor selatan-utara terdiri dari dua tahap. Tahap pertama dari Lebak Bulus hingga Bundaran Hotel Indonesia sepanjang 15,7 kilometer telah 64,71 persen rampung. Sementara tahap kedua dilanjutkan setelah tahap pertama dirampungkan pada 2018.
ADVERTISEMENT
Untuk koridor barat-timur dengan perkiraan sepanjang 87 kilometer hingga kini masih dalam proses studi kelayakan.
Tahap pertama pembangunan koridor selatan-utara telah menghabiskan Rp 14,18 triliun. Total pendanaan pembangunan proyek ini berasal dari JICA yang berkomitmen memberikan pinjaman sebesar 125 miliar Yen. Dari total komitmen pembayaran tersebut, 50 miliar Yen telah dicairkan.
Berikut kilas balik proyek MRT.
