Ingin Kebal Corona, Seluruh Karyawan RS di Jakarta Daftar Jadi Relawan Vaksin

Meski rekrutmen secara resmi belum dibuka, sudah banyak masyarakat yang ingin menjadi relawan uji klinis vaksin corona di Bandung.
Bahkan terdapat salah satu rumah sakit (RS) di Jakarta yang ingin seluruh karyawannya menjadi relawan vaksin buatan Sinovac, China, yang dilakukan Bio Farma dan Unpad.
Manajer Lapangan Uji Klinis Vaksin COVID-19, Eddy Fadlyana, mengatakan RS tersebut ingin karyawannya kebal corona.
"Pada saat ini juga sudah banyak yang menginginkan menjadi sukarelawan untuk mendapatkan imunisasi COVID-19 ini. Di antaranya dari rumah sakit Jakarta," kata Eddy di RS Pendidikan Unpad, Bandung, pada Rabu (22/7).
"Ingin seluruh karyawannya mengikuti penelitian ini sebagai sukarelawan. Intinya ingin mendapat kekebalan terhadap COVID-19," lanjutnya.
Hal senada diungkapkan Koordinator Uji Klinis Vaksin Corona di RI, Prof. Kusnandi Rusmil. Menurut Kusnandi, sudah banyak pihak yang menghubunginya dan berniat mendaftar sebagai relawan. Diketahui menurut rencana vaksin tersebut akan diuji coba klinis ke 1.620 orang.
Kusnandi menyatakan yang ingin menjadi relawan dari berbagai kalangan mulai dokter hingga pejabat. Namun hingga kini rekrutmen belum dilakukan sebab belum ada izin penelitian dari Komisi Etik.
"Pejabat banyak juga yang mau ikut, direktur-direktur bank pada mau ikut. Enggak bohong saya," ujar dia.
Adapun terkait seluruh karyawan RS di Jakarta yang ingin menjadi relawan, Kusnandi menolaknya. Sebab salah satu syarat relawan ialah berdomisili di Bandung. Selain itu, relawan harus berada pada usia produktif atau dalam rentang usia 19 hingga 59 tahun.
"Kan pemantauannya. Kan selama ikutan itu kan selama 9 bulan, 6 bulan lebih lah, itu kan kita pantau ketat. Tiga hari, lima hari, empat belas hari, dipantau ketat," tutupnya.
***
Saksikan video menarik di bawah ini.
