Ini Proyek Penghijauan MBS di Arab Saudi dan Timur Tengah yang Dipuji Megawati

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketum PDIP Megawati, Ketua DPR Puan Maharani bertemu Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran MBS di sela jamuan makan malam KTT G20 di GWK, Bali,  November 2022. Foto: IG/@PuanMaharani
zoom-in-whitePerbesar
Ketum PDIP Megawati, Ketua DPR Puan Maharani bertemu Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran MBS di sela jamuan makan malam KTT G20 di GWK, Bali, November 2022. Foto: IG/@PuanMaharani

Ketum PDIP sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, memuji Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman (Pangeran MBS) yang menggencarkan proyek penghijauan di negaranya maupun Timur Tengah yang terkenal dengan kawasan gurun pasirnya.

Sebaliknya, Megawati mengecam penebangan pohon yang masif terjadi di Indonesia โ€” negara berjuluk zamrud khatulistiwa yang terkenal dengan keindahan dan kekayaan alamnya.

"Saya dapat undangan nanti ke Saudi Arabia dan di sana yang nama perdana menterinya Pangeran Mohammed bin Salman itu sudah memberi pesan sekarang itu ada konsep untuk menghijaukan Timur Tengah," kata Megawati di pidato penutupan Rakernas IV PDIP di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (1/10).

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua DPR Puan Maharan, Menkeu Sri Mulyani bertemu Putra Mahkota Pangeran MBS di sela jamuan makan malam KTT G20 di GWK, Bali, November 2022. Foto: IG/@PuanMaharani

"Terbayang tidak, padahal Timur Tengah itu, kan, padang pasir, tapi buktinya apa? Saya diberi foto-fotonya sudah mulai, itu bukan Arab Saudi sajalah lho, nanti yang namanya Suriah, Libya, Irak dan sebagainya, pokoknya Timur Tengah. Apa enggak malu kita?" tutur Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini.

"Kalau mereka itu saja bisa, karena apa, karena niat, jiwa juangnya untuk membangun negaranya untuk bisa hijau royo-royo, coba dong. Lah kalian, ada yang belum apa-apa sudah nebangin pohon," ujar Megawati tanpa merinci pihak yang menebangi pohon.

kumparan post embed

Prakarsa Hijau Saudi

Pekerja di pertanian Bin Salman memetik mawar Damaskena (Damask) untuk menghasilkan air dan minyak mawar, di kota Taif, Arab Saudi. Foto: FAYEZ NURELDINE/AFP

Arab Saudi memang saat ini sedang menggenjot program penghijauan. Program ini masuk dalam Visi Arab Saudi 2030 yang diluncurkan pada tahun 2016. Putra Mahkota Pangeran MBS yang sering disebut penguasa Arab Saudi de facto adalah motor visi ini.

Sebagai implementasi dari penghijauan ini, pada tahun 2021 diluncurkan Saudi Green Initiative (SGI) atau Prakarsa Hijau Saudi. SGI juga bertujuan meningkatkan penggunaan energi ramah lingkungan, transisi energi, dan mengatasi perubahan iklim.

Salah satu sisi Kota Riyadh, Oktober 2021. Foto: Ahmed Yosri/REUTERS, Arab Saudi 16 Februari 2021. Foto: Ahmed Yosri/REUTERS

Secara bertahap, SGI akan menanam 10 miliar pohon di seluruh Arab Saudi atau ekuivalen dengan merehabilitasi 40 juta hektar lahan yang terdegradasi.

Arab Saudi memiliki luas 2,15 juta km2 [bandingkan luas Indonesia 1,905 juta km2]. Rehabilitasi lahan 40 juta hektar, sama dengan merehabilitasi lahan 400 ribu km2.

โ€œUpaya menyeluruh ini akan membantu memulihkan fungsi ekologis yang penting, meningkatkan kualitas udara, mengurangi badai pasir, dan banyak lagi,โ€ ujar SGI di situs resminya.

Pada tahun 2022, kurang lebih 60.000 hektar lahan sudah direhabilitasi dengan 18 juta pohon yang sudah tertanam serta 250.000 budidaya semak.

Program Riyadh Hijau

Penghijauan di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, yang digencarkan Green Riyadh. Foto: Dok. greenriyadh.sa

Selain program penghijauan di Arab Saudi secara umum, ada juga program yang difokuskan di Riyadh, ibu kota negara.

Program tersebut bernama Green Riyadh atau Riyadh Hijau. Selain mengkampanyekan penghijauan, program ini juga membangun jaringan pengairan sepanjang 1.350 km untuk mengairi 7,5 juta pohon di Riyadh.

"Salah satu proyek penghijauan perkotaan terbesar di dunia," ujar pengelola Green Riyadh.

Penghijauan di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, yang digencarkan Green Riyadh. Foto: Dok. greenriyadh.sa

Arab Saudi Kini Lebih Hijau

Program penghijauan โ€” juga curah hujan yang lebih tinggi belakangan ini di Arab Saudi โ€” membuat pemandangan negeri kaya minyak itu tampak hijau jika dibandingkan tahun 2000. Ini buktinya:

kumparan post embed
Kondisi di wilayah Makkah. Foto: ArabiaWeather dan Google

Prakarsa Hijau Timur Tengah

Pangeran MBS memimpin Middle East Green Summit (MGI) 2021 di Riyadh, Arab Saudi, 23-24 Oktober 2021. Foto: Twitter/@CICSaudi

Selain program penghijauan di dalam negeri, Arab Saudi juga menjadi motor penghijauan di Timur Tengah.

Negara paling berpengaruh di dunia Arab ini menginisiasi Middle East Green Initiative (MGI) atau Prakarsa Hijau Timur Tengah.

Middle East Green Summit (MGI) 2021 di Riyadh, Arab Saudi, 23-24 Oktober 2021. Foto: Twitter/@CICSaudi

KTT MGI pertama diadakan di Riyadh pada Oktober 2021 dan diikuti lebih 20 pemimpin negara.

KTT MGI kedua diadakan di Mesir pada November 2022. Sebagai penggerak MGI, Pangeran MBS mengalokasikan dana 2,5 miliar dolar AS (sekitar Rp 38, 7 triliun) untuk mendukung proyek dan tata kelola MGI.

Negara-negara peserta KTT MGI sepakat menanam 50 miliar pohon di kawasan sebagai bagian dari inisiatif penanaman pohon terbesar di dunia dan pengurangan emisi karbon sebesar lebih dari 10% kontribusi global.

kumparan post embed