Ipda OS, Penembak 2 Orang di Exit Tol Bintaro Dinonaktifkan dari SatPJR

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (1/12). Foto: Jonathan Devin/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (1/12). Foto: Jonathan Devin/kumparan

Ipda OS, pelaku penembakan di exit tol Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, dinonaktifkan dari kesatuannya di Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya. Ia harus menjalani pemeriksaan terkait insiden yang menewaskan satu orang ini.

"Ipda OS sudah dinonaktifkan dari sana (PJR Ditlantas) dalam rangka pemeriksaan intensif," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan saat dihubungi, Jumat (3/12).

Hingga kini, Ipda OS masih diperiksa oleh Propam Polda Metro Jaya terkait aksi yang dilakukannya tersebut. Statusnya juga belum ditingkatkan menjadi tersangka.

kumparan post embed

"Belum juga, statusnya belum ditingkatkan jadi tersangka, masih sebagai terperiksa," tambah Zulpan.

Ilustrasi Garis Polisi. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Penahanan juga belum dilakukan, sebab status Ipda OS belum resmi menjadi tersangka. Polisi lebih dulu ingin melakukan pemeriksaan intensif kepadanya.

"Sekarang secara maraton (Ipda OS) masih terus diperiksa. Tentunya melelahkan juga bagi yang bersangkutan. Tapi kan kami ingin transparan dalam kasus ini, subjektif mungkin," pungkasnya.

Sebelumnya, Ipda OS diduga melakukan penembakan terhadap 2 orang korban di Exit Tol Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Jumat lalu, (26/11).

Satu korban berinisial PP, meninggal dunia setelah melakukan perawatan di rumah sakit. Korban lainnya, MA hingga kini masih dilakukan perawatan intensif.